Notification

×

Ternyata Bupati Selingkuhi Istri Polisi Sudah Punya Tiga Istri

07 January 2017 | 20:06 WIB Last Updated 2017-01-07T13:06:40Z
Ahmad Yantenglie dan Endang Sulistiawatie (dok. facebook)


LAMPUNG ONLINE -
Bupati Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) Ahmad Yantenglie dan Farida Yeni tertangkap basah saat telanjang di kamar sebuah rumah kontrakan di Kasongan, Katingan. .

Yantenglie (44) dan Farida (34) digerebek saat sedang tidur bersama dalam keadaan tanpa busana,  Kamis (5/1/2017) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
 
Peristiwa ini tentu saja menggemparkan, tidak hanya bagi warga Kabupaten Katingan, tetapi juga warga Provinsi Kalteng dan kini malah telah menjadi isu nasional.

Peristiwa itu menampar jajaran birokrasi, khususnya aparatur sipil negara (ASN) karena Farida berprofesi sebagai ASN (PNS) dan bekerja di rumah sakit daerah di Kasongan, Katingan, sedangkan teman selingkuhannya adalah sang bupati, pejabat negara.

Yang lebih mengejutkan masyarakat, ternyata Bupati Yantengli telah beristri tiga orang.

Istri ketiga Yantengli pun bukan orang sembarangan.

Dia adalah Endang Sulistiawatie yang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Katingan.

Selain memiliki karier yang cukup moncer, Endang juga sangat cantik. Bahkan bisa dibilang dia lebih cantik dibandingkan selingkuhannya, Farida Yeni.

Dari perkawinannya dengan Endang, Yantengli dikarunia anak perempuan.

Sementara itu, dua istri terdahulunya berprofesi sebagai pengusaha minyak dan juga anggota ASN (PNS). Dari istri pertama, Yantengli dikaruniai satu anak. Begitu juga dari istri kedua, sang bupati dikaruniai satu anak.

Dengan demikian, bupati Yantengli mempunyai tiga anak. Tetapi, istri pertama dan kedua telah dicerai oleh Yantengli.

Sementara itu, Farida Yeni yang dinikahi Aipda Sulis mempunyai dua anak laki-laki, sebagaimana ia ungkapkan dalam akun facebooknya, seperti dilansir Wartakota.

Tetap sabar
Meski kasus perselingkuhan Yantengli-Farida Yeni telah menjadi berita nasional dan mendapat perhatian Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Endang tetap sabar menerima ujian ini.

Politisi ini tidak menuntut cerai atau ikut menggugat secara hukum kepada suaminya.

Pada Jumat (6/1/2017), Endang mengaku tetap tegar menerimanya.

"Masalah apapun yang dihadapi suami saya Insya Allah  akan memberikan support untuk beliau," katanya.

Dia pun berharap kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan.

"Tentunya supaya masalah yang dihadapinya cepat selesai secara kekeluargaan." tambah Endang melalui pesan Whatsapp miliknya.

Perzinahan
Yantengli-Farida Yeni digerebek dan tertangkap tangan sedang tanpa busana di sebuah kamar kontrakan.

Polisi menganggap pemeriksaan terkait kasus perzinahan itu  untuk sementara dianggap selesai.

Keduanya pun tidak ditahan dan langsung dipulangkan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah.

Meski demikian, mereka diwajibkan lapor setiap hari kepada penyidik, tapi tidak ditahan.

Usai pemeriksaan, Bupati Katingan ini hanya bilang. "Semuanya saya serahkan kepada penyidik saja untuk proses hukumnya."

Penggerebekan Yantengli-Farida dilakukan suami Farida, Kepala sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polsek Katingan Hilir Aipda Sulis Heri.

Kedua insan berlainan jenis ini dipergoki di satu rumah di Jalan Nangka Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan.

Mengetahui istrinya selingkuh, Aipda Sulis kemudian melaporkan keduanya ke Mapolsek Katingan Hilir.

Laporan itu kemudian di-back up Polres Katingan, hingga mereka digelandang ke Mapolres Katingan untuk dimintai keterangan. Setelah itu mereka dibawa ke polda.

Aipda Sulis Heri mengaku tidak enak hati kepada Kapolres Katingan, AKBP Tato Pamungkas, ketika dia menemukan istrinya tidur tanpa busana bersama Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie. (*)