Notification

×

Duguk! Harga Cabai di Tulang Bawang Lampung Rp 90 Ribu/Kg

07 January 2017 | 22:32 WIB Last Updated 2017-01-07T15:32:46Z
(ilustrasi/ist)

TULANG BAWANG - Harga cabai rawit hijau di Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung meroket dari semula Rp 40 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram (Kg) dan cabai rawit merah Rp 90 ribu per kg.

Menurut para pedagang di Tulangbawang, kenaikan harga tersebut dipicu faktor cuaca buruk yang melanda beberapa daerah penghasil cabai di Provinsi Lampung.

Seorang pedagang cabai rawit di pasar tradisonal Unit 2 Tulangbawang, Mala (40) mengatakan, saat ini cabai rawit mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. 

"Sekarang ini harganya Rp 80 ribu per kilogram," jelasnya, Sabtu (7/1/2017).

Menurut Mala, selain faktor cuaca hujan, kenaikan harga cabai rawit tersebut dikarenakan minim pasokan. Bahkan, harga cabai rawit sebelumnya sempat menyentuh Rp 100 ribu per kilogram.

Diungkapkannya, sejak awal tahun ini harga cabai rawit terus naik. Selain cabai rawit, harga tomat juga mengalami kenaikan. Sebelumnya, harga tomat Rp 7 ribu per kg, kini menjadi Rp 17 ribu per kg.

"Akibat kenaikan harga cabai rawit, minat pembeli berkurang dan menurunkan omzet pedagang. Sementara itu, harga cabai merah juga naik menjadi Rp 90 ribu/kg," terang Mala.

Pedagang sayuran itu mengatakan, kenaikan harga cabai tersebut, karena pasokan bahan baku untuk membuat sambal tersebut terbatas. 

Ditambah lagi banyak lahan cabai petani yang rusak, hingga menyebabkan gagal panen akibat curah hujan yang cukup tinggi, seperti dilansir Republika.

Kenaikan harga cabai rawit itu juga disampaikan oleh pedagang bumbu dapur di Pasar Menggala, Tulang Bawang, Kartini.

Harga cabai melonjak seiring dengan pasokan dari petani yang terbatas karena dampak anomali cuaca yang terjadi saat ini. 

Intensitas hujan yang sering mengguyur di wilayah Lampung, sehingga membuat banyak tanaman cabai yang membusuk dan gagal panen.

"Saat ini stok cabai yang berkualitas baik sulit didapatkan karena stok dari petani berkurang, sehingga memicu kenaikan harga cabai di pasaran," ujar Kartini. (*)