Notification

×

Kisah Selebriti soal Buruknya Pelayanan Medis di Indonesia

28 January 2017 | 16:00 WIB Last Updated 2017-01-28T09:13:23Z
Zumi Zola saat sidak di RSUD Raden Mattaher (ist)

LAMPUNG-ONLINE.COM - Fakta yang ditemukan Gubernur Jambi, Zumi Zola terhadap kinerja Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher sempat membuat geger publik. 

Dalam inspeksi medadak (sidak), Zola menemukan para tenaga medis shift malam malah asyik tidur dan membiarkan ruang jaga kosong.

Zola memang sengaja melakukan sidak lantaran mendapatkan banyak keluhan dari warganya akan pelayanan buruk RSUD itu. 

Setelah itu, mulai ramai netizen yang ikut-ikutan berbagi cerita tentang akan pelayanan beberapa rumah sakit yang dianggap tak maksimal dalam melayani pasien.

Rupanya, pengalaman buruk itu pun turut dirasakan sejumlah selebriti Tanah Air. 

Sebut saja Roro Fitria yang mengaku sang ibunda ditolak rumah sakit tanpa alasan yang jelas. Bukan hanya Roro, aktris Five Vi juga menuturkan hal yang serupa.

Wanita yang bernama asli Fivey Rachmawati ini mengatakan bahwa ketika buah hatinya sakit keras, ia tidak diperbolehkan masuk ke ruang rawat sang anak. 

Menurut pemain film horor itu, pihak rumah sakit tersebut tidak membeberkan alasannya dengan jelas.

"Pernah yah. Anak ku sakit, anakku itu sakit keras, kram otak. Aku ibunya, aku tidak diperbolehkan masuk. Apapun itu alasannya aku adalah seorang ibu seharusnya saya mendapatkan keterangan anak saya kenapa dan diperbolehkan masuk dan lain sebagainya," ungkapnya dilansir Obsesi dan Okezone, Jumat (27/1/2017).

Selanjutnya, pedangdut Aida Saskia juga membagikan pengalaman akan buruknya kinerja dunia kesehatan di Indonesia. Ia kecewa saat saudaranya membutuhkan pertolongan segera, pihak rumah sakit malah lebih dulu meminta bayaran di muka ketimbang menangani pasien secara langsung.

"Aku sempet bawa saudara ke rumah sakit. Jadi memang itu kewajiban si pasien sih. Tapi kan kondisinya mau melahirkan maksudnya lebih baik ditangani dulu. Tapi ini enggak. Jadi harus ada uang dulu, harus ada deposit dulu. Itu yang lebih dikecewakan," papar Aida.

Oleh karena itu, aktris cantik Putri Patricia berharap mulai saat ini seluruh rumah sakit di Nusantara sudah mulai memberikan pelayanan yang maksimal. Baginya tak ada alasan apakah itu rumah sakit besar ataupun rumah sakit kecil, setiap pasien berhak memperoleh perawatan yang pantas.

"Mau rumah sakit besar mau rumah sakit kecil itu seharusnya mereka bisa memberikan ekstra attention yah. Tapi itu bukan kita minta didampingi terus-terusan. Cuma maksudnya pelayananya itu harus sepantesnya lah," tandasnya. (*)