![]() |
| (foto: istimewa) |
LAMPUNG ONLINE - Kumandang Shalawat Badar menggema saat ratusan warga beratribut putih melewati kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016).
Rombongan tersebut berniat menuju kawasan Monumen Nasional untuk mengikuti aksi super damai yang digalang oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI).
Mobil-mobil dengan sistem pengeras suara seadanya bergerak sembari menyerukan takbir. Seruan itu pun diikuti oleh warga yang memilih berjalan kaki.
Tak melulu takbir, lagu Shalawat Badar yang dulu dipopulerkan Haddad Alwi dan Sulis pun dinyanyikan oleh pemegang sumber suara, seperti dilansir Cnnindonesia.
Namun nyatanya ada yang berbeda dengan nyanyian Shalawat Badar itu, warga memodifikasi lirik lagunya menjadi berbau "Ahok".
Sholatullah Salamullah
‘Alaa Thoha Rosulillah
Sholatullah Salamullah
'Alaa Yasiin Habibillah
Tangkap Ahok Penjarakan Ahok
Tangkap Ahok Penjarakan Ahok
Tangkap Ahok Penjarakan Ahok
Bi Ahlil Badri Ya Allah
Ya, tuntutan warga yang ikut aksi hari ini, Jumat ini adalah agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok segera disidangkan dan dipenjara atas kesalahannya menistakan agama.
Tak melulu takbir, lagu Shalawat Badar yang dulu dipopulerkan Haddad Alwi dan Sulis pun dinyanyikan oleh pemegang sumber suara, seperti dilansir Cnnindonesia.
Namun nyatanya ada yang berbeda dengan nyanyian Shalawat Badar itu, warga memodifikasi lirik lagunya menjadi berbau "Ahok".
Sholatullah Salamullah
‘Alaa Thoha Rosulillah
Sholatullah Salamullah
'Alaa Yasiin Habibillah
Tangkap Ahok Penjarakan Ahok
Tangkap Ahok Penjarakan Ahok
Tangkap Ahok Penjarakan Ahok
Bi Ahlil Badri Ya Allah
Ya, tuntutan warga yang ikut aksi hari ini, Jumat ini adalah agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok segera disidangkan dan dipenjara atas kesalahannya menistakan agama.
Kerumunan warga yang berada di Tugu Tani praktis membuat lalu lintas di kawasan tersebut tersendat. Kendaraan yang berasal dari Jl. Tugu Tani tertahan tak bisa menuju Kwitang ataupun Cikini. (*)
