Notification

×

Pilkada Mesuji Lampung Memanas, Cabup Petahana Dipukul Massa

21 December 2016 | 10:37 WIB Last Updated 2016-12-24T20:18:17Z
(foto: lampost)

MESUJI - Jelang Pilkada di Mesuji, Lampung, suasana kembali memanas. Saat menghadiri acara pembekalan Linmas se-Kecamatan Way Sersang, di Balai Desa Pancawarna, calon Bupati Mesuji petahana nomor urut 2, Khamami, didatangi dan dianiaya oleh orang tidak dikenal, Selasa (20/12/2016) sekitar pukul 20.00 WIB.

Menurut Khamami, sejumlah orang datang lalu mengamuk dalam acara itu. Bahkan, tanpa basa-basi sejumlah massa melayangkan pukulan kepada Khamami dan rombongan. Anggota DPRD Mesuji dari Fraksi NasDem, Idrus Tofik, tidak luput dari sasaran amuk massa.

"Awalnya acara berjalan lancar, tapi tiba-tiba sejumlah orang datang dan mengamuk. Mereka langsung menghamiri kami dan melakukan penganiayaan," jelas Khamami lewat telepon, Selasa malam.

Atas penganiayaan yang dialaminya, Khamami langsung membuat laporan ke Polres Mesuji sekitar pukul 23.40 WIB. 

Belum diketahui datang dari mana dan dari pihak siapa massa yang sudah berprilaku anarkis tersebut.
"Saya meminta kepada para pendujung saya untuk bersikap tenang dan tidak terpancing emosi. Serahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak Kepolisian," lanjut Khamami, seperti dilansir Lampost.

Kapolres Mesuji, AKBP Purwanto Puji Sutan, menyatakan siap meindaklanjuti kasus pemukulan yang dialami anggota DPRD dan petahana bupati tersebut.

"Kami akan tindak lanjut kasus ini sesegera mungkin," jelas dia.

Simpatisan Khamami menilai jika pemukulan yang dialami Khamami tidak terlepas dari panasnya Pilkada Mesuji. Namun, pihak Khamami mengaku tidak serta merta menuduh salah satu pihak dalam insiden tersebut.

"Selama lima tahun berjalan, tidak pernah terjadi penyerangan terhadap Khamami, baru kali ini terjadi. Kami menilai jika ini bagian dari panasnya pemilu Mesuji, namun kami tidak berani menuduh pihak manapun dalam kasus ini. Biarkan Polisi yang mengungkap itu," ujar seorang simpatisan Khamami. (*)