Notification

×

Dewan Ketahanan Pangan Perpanjang Kerjasama dengan Pemkot Metro

07 December 2016 | 23:22 WIB Last Updated 2016-12-10T16:23:22Z
(foto: humas pemkot metro)

KOTA METRO - Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Kota Metro menggelar rapat koordinasi (Rakor) tahun 2016, dengan tema Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan, untuk Mendukung Terwujudnya Kawasan Wisata Keluarga, di OR Setda Kota Metro, Rabu (7/12/2016).

Dalam laporannya, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Metro, Imron menyampaikan, jumlah peserta pada rapat terdiri dari 50 orang peserta. 

Agenda tersebut bertujuan memperpanjang MoU dengan pihak Perum Bulog Sub. Devisi Regional Provinsi Lampung Tengah, serta menjalin komunikasi agar dapat menyelesaikan persoalan ketahanan pangan di Kota Metro.

Kepala Perum Bulog Sub. Divisi Regional Lampung Tengah Hamid Ali, menyampaikan, Sub DivRe Lampung Tengah dan Pemda Kota Metro telah melakukan perjanjian kerja sama, untuk pengadaan cadangan beras pemerintah sejak tahun 2013. 

Hingga saat ini, pihaknya telah menyediakan beras sebanyak 58 ton, yang terdiri dari rinciaan pengadaan pada tahun 2013 sebanyak 12 ton,  tahun 2014 sebanyak 24 ton dan pada tahun 2015 sebanyak 22 ton.

"Cadangan ini merupakan elemen yang penting dalam mengantisipasi ketahanan pangan, yang senantiasa terjadi di berbagai daerah, terutama Kota Metro, sehingga kami sebagai salah satu BUMN, yang bertugas menjaga stabilitas dan kesediaan pangan pokok sangat mengapresiasi prestasi untuk melanjutkan kerja sama dalam hal pengadaan cadang beras. Rencananya, pada tahun 2017 akan direalisasikan sebanyak 15 ton" paparnya.

Sementara, Walikota Metro Achmad Pairin berharap supaya MoU ini dapat memutuskan hasil yang baik, untuk ketahanan pangan di Kota Metro. 

Selain itu juga, mengucapkan selamat atas kedatangan Kepala Forum Bulog Provinsi Lampung Tengah, yang telah bersedia melakukan MoU kepada Pemerintah Kota Metro.

"Ketahanan pangan di Kota Metro cukup stabil, meskipun sebelumnya lahan pertanian sempat mengalami serangan hama wereng. Namun bukan berarti petani gagal panen, melainkan hasilnya tidaklah banyak," kata walikota. (arf)