![]() |
| (foto: dok jppr lampung) |
LAMPUNG - Untuk mewujudkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017 yang berkualitas, Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Lampung melakukan pengawasan di lima kabupaten.
Rangkaian pemantauan ini tergambar dari keseriusan JPPR Lampung yang memulai koordinasi dengan koorcam se-Pringsewu pada Jumat (25/11/2016). Keseriusan JPPR Lampung yang dikomandoi Dasa Mudia ini starting di Pringsewu.
Hal ini disampaikan dalam sambutannya di aula Rumah Makan Puti Minang, dihadapan puluhan koorcam.
“JPPR Lampung memang serius mengawal pemilu yang berkualitas, sesuai dengan jargon KPU dan pengawas pemilu. Rapat koordinasi di Pringsewu ini adalah keseriusan kami mengawal pemilu,” ujarnya, dalam rilis yang diterima Lampung Online, Sabtu (26./11).
Dari hasil survey yang dilakukan Kornas JPPR, lanjut Dasa, Lampung menjadi salah satu wilayah pemantauan.
Dari keterangan korwil JPPR Lampung, Kabupaten Pringsewu yang menjadi skala prioritas pemantauan dari lima kabupaten yang pentas.
“Hal ini dirasa karena Pringsewu adalah daerah yang memiliki banyak variable dalam pelanggaran pemilu,” kata aktivis mahasiswa itu.
Pemantauan ini akan menggerakkan seluruh elemen dan memprioritaskan mahasiswa, untuk memantau di 821 TPS se-Pringsewu. Namun JPPR akan concern mengawasi tahapan pemilu sampai pada penetapan hasil pemillihan.
“Kami juga akan concern mengawasi penyelenggara dan pengawas pemilu, yang kami rasa masih banyak di Pringsewu dan kabupaten lainnya terdapat pelanggaran, yang sifatnya administratif dan pidana.” jelas Dasa kepada relawan JPPR. (rls/fik)
