![]() |
| Muhammad Kadafi (kedua dari kiri) dan Harmartoni Ahadis (kedua dari kanan). | foto: humas pemprov lampung |
LAMPUNG - Ketua Umum BPD HIPMI Lampung Muhammad Kadafi mengatakan, perekonomian
Provinsi Lampung telah tumbuh semakin membaik yakni 5,26 persen pada
triwulan ketiga tahun ini.
"Hal
ini lebih baik daripada tahun sebelumnya. Ini menunjukkan dalam krisis
perekonomian global, Lampung masih dapat meningkatkan perekonomian
daerah, dengan upaya pengembangan sumber daya manusia," katanya, saat Rakerda XI dan Diklatda BPD HIPMI Lampung, yang diikuti para ketua umum
BPC HIPMI dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, di Ruang
Rapat Hotel The 7, Jumat (11/11/2016)..
"Dengan adanya kerjasama ini mampu meningkatkan perekonomian Lampung dengan membentuk pemuda-pemudi yang handal, intelektual dan kreatif," tambah Kadafi, dalam rilis yang diterima Lampung Online, Sabtu (12/11) malam.
Kegiatan itu dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Harmartoni Ahadis, mewakili Gubernur Lampung. Turut hadir kapolda Lampung, dandim 0410 Bandar Lampung dan jajaran Forkopimda Provinsi Lampung.
Dijelaskan Kabag Humas Pemprov. Lampung Heriyansyah, dalam sambutan tertulisnya Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo berharap dengan adanya kerjasama ini, memberikan kesempatan bagi pengusaha muda untuk memberikan kontribusi dalam menghasilkan program kerja yang memadai, sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian Provinsi Lampung.
“Sektor yang perlu diperhatikan ada tiga, yakni pertanian, kehutanan dan kelautan. Salah satu yang meningkatkan perekonomian daerah Lampung yakni hasil kopi sebagai penyumbang 31 persen dari PDRB Provinsi Lampung," katanya.
"Dengan adanya kerjasama ini mampu meningkatkan perekonomian Lampung dengan membentuk pemuda-pemudi yang handal, intelektual dan kreatif," tambah Kadafi, dalam rilis yang diterima Lampung Online, Sabtu (12/11) malam.
Kegiatan itu dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Harmartoni Ahadis, mewakili Gubernur Lampung. Turut hadir kapolda Lampung, dandim 0410 Bandar Lampung dan jajaran Forkopimda Provinsi Lampung.
Dijelaskan Kabag Humas Pemprov. Lampung Heriyansyah, dalam sambutan tertulisnya Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo berharap dengan adanya kerjasama ini, memberikan kesempatan bagi pengusaha muda untuk memberikan kontribusi dalam menghasilkan program kerja yang memadai, sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian Provinsi Lampung.
“Sektor yang perlu diperhatikan ada tiga, yakni pertanian, kehutanan dan kelautan. Salah satu yang meningkatkan perekonomian daerah Lampung yakni hasil kopi sebagai penyumbang 31 persen dari PDRB Provinsi Lampung," katanya.
Hamartoni berpesan kepada seluruh peserta, untuk senantiasa membangun kerjasama nyata dan melakukan ekspansi usaha, dengan mengeksplorasi kekayaan alam dan sumber daya manusia yang ada di Provinsi Lampung, agar usaha yang dilakukan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung. (rls/rsl)
