Notification

×

Wagub Lampung: Pembangunan Itera Tanggungjawab Masyarakat Sumatera

06 October 2016 | 20:47 WIB Last Updated 2016-10-06T13:47:39Z

LAMPUNG - Insitut Teknologi Sumatera (ITERA) yang ada di Lampung, bukan hanya milik orang Lampung, tetapi milik masyarakat yang ada di Pulau Sumatera. 

Beberapa tahun ke depan, ITERA memungkinkan untuk memberikan kontribusi terbesar dalam kemajuan, serta perkembangan teknologi di Pulau Sumatera.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Bachtiar Basri, saat memberikan sambutan pada Acara Dies Natalis Institut Teknologi Sumatera ke-2, di Kampus Itera, Kotabaru, Jatiagung, Lampung Selatan, Kamis (6/10/2016).
 
"Pembangunan sebuah pusat studi tentulah perlu perencanaan yang baik dan pembiayaan yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, saya mengajak kepada semua pihak untuk hadir dan ikut andil dalam pembangunan ITERA, karena hal tersebut akan berimbas pada perkembangan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa ITERA dan masyarakat di Sumatera," imbaunya.
 
Pelaksanaan Dies Natalis ITERA ke-2 ini bersamaan dengan Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang ke-21.

Diinformasikan Karo Humas dan Protokol Bayana, hadir dalam acara tersebut Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Basuki Hadimuljono dan Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan LIPI Didik Widyatmoko.

Juga, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Thomas Djamaluddin, Kepala BMKG Pusat Andi Eka Sakya, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, para pejabat perwakilan dari Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung serta para Civitas Akademika ITERA.

Dalam rangkaian acara Dies Natalis ke-2 ini, juga dilakukan peletakan batu pertama Masjid Raya ITERA oleh Ketua MPR RI, Menteri PUPERA, Wakil Gubernur Lampung dan Bupati Lampung Selatan. 

Masjid Raya ini akan dibangun di lahan seluas 20-50 hektare, sehingga menjadi yang terbesar di Sumatera, dengan kapasitas 42.000 jamaah. 

Selain menjadi sarana ibadah bagi umat muslim, masjid ini juga dapat menjadi sarana pendidikan, sarana bersosialisasi, dan berfungsi sebagai ruang terbuka hijau yang sifatnya islamic recreational bagi masayarat dan menjadi masjid kebanggaan masyarakat Lampung.

Juga penandatanganan MoU serta perjanjian kerjasama antara ITERA dengan ITB, Pemprov Lampung, BMKG, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) terkait pengembangan sarana, pengembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan fisik bangunan ITERA. 

Dalam kesempatan ini juga pihak ITERA memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah turut serta memberikan sumbangsih materi, tenaga serta pikiran bagi perkembangan dan pembangunan ITERA. (rls/rsl)