Notification

×

Singkong Murah, Pria Lampung Ini Meraciknya Jadi Kuliner Modern

23 October 2016 | 12:38 WIB Last Updated 2016-10-23T05:38:35Z
Robin sedang meracik singkong olahannya. (foto: lampost)

BANDAR LAMPUNG - Saat ini, harga singkong atau ubi kayu sedang anjlok di kisaran Rp 500 per kilogram (Kg). Padahal, singkong merupakan penganan yang kaya akan karbohidrat.

Di tangan pria satu anak ini, singkong ternyata bisa disulap menjadi jajanan yang sehat dan nikmat. 

Singkong Sawut, kini sudah menjadi jajanan yang mulai digandrungi semua kalangan. Robin (28) meracik singkong sawut atau serut itu menjadi makanan istimewa.

Adapun yang melatarbelakangi untuk membuka usaha kuliner yang dinamainya 'Bang Baron', karena ingin menghidupkan kembali makanan tradisional, yang kini semakin kalah dengan kuliner modern lainnya. 

Selain itu, rasa singkong yang netral, bisa diracik menjadi penganan apapun .

"Singkong itu netral, bisa dibuat apa aja tergantung selera, manis, asin , pedas juga bisa. Tapi seiring perkembangan zaman harus berinovasi, kalau nggak bisa kalah sama jajanan lain yang disukai anak muda," ujar Robin di kedai mungilnya, yang terletak di Simpang Jl Sam Ratulangi, samping Dinsos Bandar Lampung, Sabtu (22/10/2016) sore.

Selain itu, bahan baku singkong mudah didapat dan harganya pun murah. Untuk panganan tradisional yang kaya akan karbohidrat ini, tidak menguras dompet konsumen. Kedainya buka mulai pukul 15.00 sampai 21.00.
 
"Saya jual hanya Rp5.000 satu bungkus," kata Robin, seperti dilansir Lampost.

Ada tiga varian rasa yang tersedia yaitu rasa cokelat, keju dan pedas. Dia mengolah singkongnya dengan menyerut sehingga berbentuk panjang seperti mie yang kemudian dikukus. 

"Setelah itu, diberi parutan keju, cokelat, atau cabai dan susu kental manis sesuai selera," imbuh Robin.

Menurutnya, kuliner tersebut mampu bertahan di pasaran, asalkan si penjual bisa memberi sentuhan kreatifitas produknya.
 
"Makanan tradisional ini bisa diminati kalau kita bisa kemas dengan baik, selain itu harus higienis dan harganya terjangkau," kata Robin. (*)