Notification

×

Bentrok PT BNIL Lampung, 56 Motor Dibakar, Aparat Gabungan Siaga

01 October 2016 | 20:02 WIB Last Updated 2016-10-01T17:53:26Z
(foto: istimewa)

LAMPUNG –
Sedikitnya 56 unit sepeda motor berbagai merek milik anggota Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa) PT Bangun Nusa Indah Lampung (BNIL), Tulangbawang, Lampung, serta puluhan tenda dan satu unit traktor milik perusahaan itu, hangus dibakar massa yang tersulut emosi.

Amuk massa itu terjadi di areal perkebunan PT BNIL Sabtu (1/10/2016) pagi.  Kondisi sempat mencekam. Ribuan massa yang mengatasnamakan Himpunan Tani Korban Penggusuran BNIL (HTKPB) mengamuk dan mengobrak-abrik Pos Pam Swakarsa PT BNIL. Usai melampiaskan emosi, massa membubarkan diri.
Aksi anarkis tersebut direspons Polres Tulangbawang. Setelah mendapatkan laporan dan informasi, ratusan personel kepolisian dari berbagai satuan dikerahkan, untuk melakukan pengamanan di lokasi amuk massa yang tak jauh dari pos penjagaan PT BNIL.
Ratusan personel kepolisian di lokasi selain mengamankan kondisi, juga sibuk melakukan pengambilan barang bukti sisa puing-puing sepeda motor yang dibakar dan mengangkutnya ke dalam truk untuk dibawa ke Mapolres Tulangbawang.
"Ratusan personel polisi telah ditempatkan di lokasi kejadian, untuk mengantisipasi kemungkinan bentrok susulan maupun bentrok fisik antara masyarakat dengan Pam Swakarsa PT BNIL," jelas Kasat Sabhara Polres Tulangbawang AKP Ladi, seperti dilansir Lampungsai.
Sementara itu, Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin dikabarkan sedang dalam persiapan meluncur ke lokasi kejadian.
Aparat gabungan di lokasi terus berjaga-jaga dan bersiaga mengantisipasi terjadi bentrokan susulan. Hingga saat ini, baik masyarakat maupun pihak Pam swakarsa belum terlihat adanya aksi maupun kemungkinan terjadi bentrok susulan.  (*)