![]() |
| (foto: ist) |
LAMPUNG ONLINE - Sebelum Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 PON resmi dibuka, Sabtu (17/9/2016) mulai pukul 20.00 WIB, kontingen tuan rumah Jawa Barat (Jabar) sudah unggul jauh dalam persaingan di papan klasemen. DKI Jakarta mengikuti.
Sebelum upacara pembukaan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), tuan rumah sudah menunjukkan ancamannya untuk merebut gelar juara umum dari DKI Jakarta.
Hingga pukul 19.00 WIB, situs resmi PON mencatat Jabar sudah mengantongi 29 emas, 14 perak, dan 18 perunggu, seperti dilansir Detik.
Setelah renang dan judo, Jabar mempunyai lumbung emas dari cabang olahraga dayung. Enam emas berhasil ditambah Jabar dari perlombaan pada Sabtu.
Juara bertahan, DKI Jakarta, 'baru' mampu mendapatkan 19 emas, 15 perak, dan 18 perunggu. Enam emas berhasil ditambahkan hari ini. Epat emas dari cabor dayung, satu dayung, dan lainnya dari judo.
Jawa Timur ada di urutan ketiga dengan raihan delapan emas, 18 perak, dan 16 perunggu. Riau ada di urutan keempat setelah meraih tiga emas, empat perak, dan tiga perunggu.
Selain itu, baru ada sembilan provinsi lain yang mendapatkan medali emas. Gorontalo, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur belum berhasil meraih satu medalipun. (*)
Juara bertahan, DKI Jakarta, 'baru' mampu mendapatkan 19 emas, 15 perak, dan 18 perunggu. Enam emas berhasil ditambahkan hari ini. Epat emas dari cabor dayung, satu dayung, dan lainnya dari judo.
Jawa Timur ada di urutan ketiga dengan raihan delapan emas, 18 perak, dan 16 perunggu. Riau ada di urutan keempat setelah meraih tiga emas, empat perak, dan tiga perunggu.
Selain itu, baru ada sembilan provinsi lain yang mendapatkan medali emas. Gorontalo, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur belum berhasil meraih satu medalipun. (*)
