![]() |
| (ilustrasi/ist) |
BANDAR LAMPUNG - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung melaporkan, satu jamaah calon haji (calhaj) asal Bandar Lampung yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 26 atas nama Abdul Sani, meninggal dunia di Makkah, Kamis (1/9/2016), pukul 16.00 waktu Arab Saudi.
Menurut Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung, Luqmanul Hakim, jamaah yang meninggal tersebut akibat sakit sesak napas.
Hingga pemberangkatan jamaah calhaj kloter terakhir Lampung kemarin, total jamaah yang batal berangkat delapan orang. Sehingga dari kuota Lampung sebanyak 5.026 jamaah tidak terisi seluruhnya.
Delapan jamaah yang batal berangkat itu terdiri dari dua jamaah Tanggamus, dua jamaah Tulangbawang, satu jamaah Lampung Timur, satu jamaah Lampung Utara, dan dua jamaah Bandar Lampung.
"Penyebabnya sakit, hamil, dan meninggal. Semuanya yang batal ini sudah masuk asrama haji. Satu yang meninggal juga sudah masuk asrama, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Moeloek," papar Luqman, seperti dilansir Lampost.
Sementara, untuk kloter terakhir JKG 40 yang berangkat ke Jeddah hari ini, hingga semalam masih lengkap 350 jemaah ditambah lima petugas haji.
Menurut Ketua Kloter 40, A. Fikri Yulian, jemaah kloter 40 terdiri dari 10 kabupaten/kota sejumlah 350 jemaah.
"Ada juga tambahan dua jemaah asal Way Kanan atas nama Dahlan bin M. Sofo dan Armini binti M. Yamin yang sempat tertunda keberangkatannya," jelas Fikri. (*)
