Notification

×

Kulit Remaja Lampung Ini Bersisik, Tak Punya Biaya Berobat ke RS

30 September 2016 | 22:53 WIB Last Updated 2016-09-30T15:53:39Z
Gadis remaja FY yang mengalami kelainan genetik (foto: okezone)

LAMPUNG - Tidak ada biaya untuk berobat ke rumah sakit (RS), membuat orangtua dan gadis remaja di Lampung ini kesulitan. Namun keinginan perempuan ini untuk sembuh dari penyakit tersebut sangat kuat.

"Saya ingin cepat sembuh," ujar wanita berinisial FY (16) warga Desa Batirasa, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung ini.

Kelainan genetik membuat kulit FY bersisik  Dia pun enggan melanjutkan sekolah, karena tak ada teman yang mau mendekat.

Gadis ini hanya menyelesaikan pendidikan sekolah dasar (SD). Dia tidak mau melanjutkan ke SMP. FY merasa terasing karena kulitnya yang bersisik, sehingga menjauhkan teman-temannya dari lingkaran pergaulannya.

"Sebenarnya saya mau ngelanjutin sekolah. Tapi sedih rasanya dijauhin sama temen-temen di sekolah," tuturnya, Kamis (29/9/2016).

Hampir sekujur tubuh anak sulung dari pasangan Aceng dan Etik itu terlihat seperti bersisik. Kontur kulitnya berlipat dan berwarna cokelat, tak seperti kulit orang normal.

Sisik-sisik itu pun kerap mengganggu kesehariannya. Jika sudah berwarna dan bentol merah, maka menimbulkan rasa gatal yang tak tertahan. Bahkan, tak jarang muncul nanah dan berbau tak sedap.

Padahal, FY selalu menjaga kesehatan dan kebersihan dengan mandi secara rutin.


Orangtua FY, Aceng mengatakan, penyakit itu diderita sejak anaknya berusia dua tahun. 

Namun, Aceng mengungkapkan, kelainan yang diderita FY bukan penyakit keturunan. Karena, tiga adik FY tidak menderita penyakit itu.

Selama ini, Aceng hanya membawa FY berobat ke puskesmas terdekat. Pengobatannya pun sebatas pemberian salep. 

"Mau dibawa ke rumah sakit nggak ada biaya," katanya, seperti dilansir Okezone.

Aceng pun belum mengetahui penyakit apa yang diderita oleh putrinya itu. 

Dia sempat membawa FY ke Rumah Sakit (RS) Bob Bazar, Kalianda, namun dirujuk ke RS DKT Korem 043 Garuda Hitam di Bandar Lampung. (*)