![]() |
| Komplotan begal asal Jabung, Lampung Timur yang berhasil digulung polisi. (foto: ist) |
BANDAR LAMPUNG - Tim Tekab 308 gabungan Polresta Bandar Lampung dan Polres Lampung Timur meringkus delapan tersangka pelaku begal di kawasan Jabung, Lampung Timur.
Selain menangkap para tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 20 unit sepeda motor, senjata api rakitan berikut amunisinya, narkoba jenis sabu dan bong, alat penghisap sabu.
"Saat penyergapan, para pelaku sedang pesta narkoba dan kami membawa sedikit sisa sabu yang mereka gunakan," kata Wadir Krimum Polda Lampung AKBP Juni Duarsah, seperti dilansir Kompas, Senin (5/9/2016).
Dalam aksi pencuriannya, komplotan tersebut tidak segan-segan melukai korban. Pelaku biasanya beroperasi di wilayah hukum Bandar Lampung.
Bahkan dari hasil pengembangan, ada juga yang bergerak
di Jakarta, Bandung, dan Depok.
Menurut Juni, saat penggerebekan di Jabung, Kabupaten Lampung Timur pada Minggu (4/9/2016) dua pelaku yang merupakan 'kapten' begal melakukan perlawanan.
"Sempat terjadi baku tembak dan akhirnya dua tersangka tewas dalam penyergapan tersebut," katanya.
Setelah petugas menggulung delapan anggota komplotan pelaku begal motor asal Jabung, Kabupaten Lampung Timur, sejumlah warga berdatangan ke Mapolresta Bandar Lampung.
Menurut Juni, saat penggerebekan di Jabung, Kabupaten Lampung Timur pada Minggu (4/9/2016) dua pelaku yang merupakan 'kapten' begal melakukan perlawanan.
"Sempat terjadi baku tembak dan akhirnya dua tersangka tewas dalam penyergapan tersebut," katanya.
Setelah petugas menggulung delapan anggota komplotan pelaku begal motor asal Jabung, Kabupaten Lampung Timur, sejumlah warga berdatangan ke Mapolresta Bandar Lampung.
Mereka hendak memeriksa barang bukti motor yang berhasil disita polisi dari para pelaku begal.
Seperti yang dilakukan Hermi Sobri (54). Sambil membawa surat laporan polisi, warga Kelurahan Kedamaian Kota Bandar Lampung itu dengan teliti mencocokkan pelat motor yang berjejer di halaman Polresta Bandar Lampung.
"Motor saya masih baru, dua bulan lalu dibawa anak saya dan diambil langsung oleh kawanan begal," kata Herni.
Motor hasil jerih payahnya itu dibawa kabur oleh dua orang yang berpura-pura minta tolong, dengan alasan ban motor yang dibawanya pecah.
"Anak saya dibonceng dan pas saat tanjakan di daerah Sumur Putri Teluk Betung, anak saya disuruh turun dan langsung pencuri itu tancap gas membawa kabur motor itu," jelas Herni. (*)
"Motor saya masih baru, dua bulan lalu dibawa anak saya dan diambil langsung oleh kawanan begal," kata Herni.
Motor hasil jerih payahnya itu dibawa kabur oleh dua orang yang berpura-pura minta tolong, dengan alasan ban motor yang dibawanya pecah.
"Anak saya dibonceng dan pas saat tanjakan di daerah Sumur Putri Teluk Betung, anak saya disuruh turun dan langsung pencuri itu tancap gas membawa kabur motor itu," jelas Herni. (*)
