Notification

×

Gratis, Pelayanan E-KTP di Bandar Lampung Buka hingga Sabtu

03 September 2016 | 12:06 WIB Last Updated 2016-09-03T06:39:12Z
Herman HN. (ist)

BANDAR LAMPUNG - Untuk mengejar batas waktu 30 September 2016 seluruh masyarakat bisa memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP), Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN, menyatakan pelayanan pembuatan E-KTP dibuka hingga hari Sabtu.

"Pelayanan pembuatan E-KTP sudah saya minta hingga hari Sabtu, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan berdesak-desakan," jelasnya, Jumat (2/9/2016).

Wali kota meminta seluruh kecamatan yang melayani perekaman untuk memaksimalkan kinerja, sehingga masyarakat tidak kecewa atas pelayanan pemerintah. 

Dia menegaskan, pembuatan E-KTP gratis atau tidak dipungut biaya, sehingga masyarakat jangan memberikan uang kepada petugas yang meminta.

"Jika ada masyarakat yang dimintai uang saat pembuatan E-KTP, segera laporkan, sebab yang meminta akan diberikan sanksi tegas," ujar Herman HN.

Menurutnya, aturan ini sudah menjadi perintah pemerintah pusat, yang meminta masyarakat untuk melakukan perekaman, sebab nantinya seluruh pelayanan apa pun harus disertai E-KTP.

Sementara, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar  Lampung, Hendry Iswandi, mengatakan sesuai dengan perintah wali kota instansinya akan buka pelayanan hingga hari Sabtu. 

"Pelayanan akan dibuka hingga hari Sabtu, agar tidak terjadi penumpukan pemohon E-KTP," kata dia.

Diterangkan, pihaknya akan membuat jalur khusus untuk lansia dan ibu hamil, agar tidak ikut  berdesak-desakan bersama dengan masyarakat lainnya, seperti dilansir laman Kontan.

Dalam satu pekan terakhir terjadi lonjakan perekaman untuk pembuatan E-KTP di Bandar Lampung, sehingga sisa blanko pun tinggal 17.000. 

"Bahkan kita harus menambah tempat duduk dan tenda agar seluruh masyarakat terlayani," ujar Hendry.

Dalam sepekan terakhir ada tiga kecamatan yang melakukan perekaman hingga malam hari yakni Kecamatan Kemiling, Kecamatan Tanjung Karang Timur (TKT) dan Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung. (*)