![]() |
| Andi Surya (dok.facebook) |
LAMPUNG ONLINE - Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD), yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Lampung, Andi Surya, mengatakan, pertumbuhan ekonomi Lampung di atas target pertumbuhan ekonomi nasional.
Sayang, pesatnya perekonomian
di Lampung tidak diikuti menurunnya jumlah masyarakat miskin.
"Lampung itu ekonominya paling tinggi secara nasional, sekarang pertumbuhannya sekitar 5,2 persen. Tapi buat apa kalau masyarakat miskin di Lampung makin bertambah," tukas Andi, saat rapat kerja dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (7/9/2016).
"Lampung itu ekonominya paling tinggi secara nasional, sekarang pertumbuhannya sekitar 5,2 persen. Tapi buat apa kalau masyarakat miskin di Lampung makin bertambah," tukas Andi, saat rapat kerja dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (7/9/2016).
Menurutnya,
pemerintah perlu mempermudah masyarakat atau pelaku UMKM dalam
mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), seperti dilansir laman Inilah.
"Jangan ada lagi syarat yang rumit semisal jaminan atau
agunan, karena salah satu tujuan KUR adalah mengurangi kemiskinan," ujar Andi.
Diketahui, pemerintah terus menambah jumlah lembaga keuangan yang bertugas menyalurkan KUR. Hanya saja, realisasinya tak seindah bayangan. Masih banyak UMKM yang kesulitan mengaksesnya.
"Saya kemarin baru pulang reses di Lampung. Saya menemukan penyaluran KUR sangat kurang, bahkan terbilang sulit untuk mendapatkannya," kata Andi Surya. (*)
"Saya kemarin baru pulang reses di Lampung. Saya menemukan penyaluran KUR sangat kurang, bahkan terbilang sulit untuk mendapatkannya," kata Andi Surya. (*)
