Notification

×

Begal Berpistol asal Lampung Timur Duel dengan Polisi

13 August 2016 | 14:09 WIB Last Updated 2016-08-13T07:15:01Z
(foto: tribunlampung)

BANDAR LAMPUNG - Setelah sempat terjadi perkelahian antara tersangka dengan polisi, petugas Polsek Telukbetung Utara, Bandar Lampung, akhirnya berhasil meringkus dua tersangka begal asal Lampung Timur, Provinsi Lampung. 

Keduanya yakni Tamrin (39) dan Fahmi (22) yang ditangkap saat polisi menggelar razia di Jalan WR Supratman, Telukbetung Utara, Bandar Lampung.

"Anggota sempat berkelahi dengan tersangka Tamrin, karena mereka berupaya melarikan diri," kata Kapolsek Telukbetung Utara Komisaris Sugiyanto, Jumat (12/8/2016).

Pada saat itu, tutur dia, tersangka mencoba mengeluarkan senjata api rakitan yang berada di pinggangnya. Beruntung anggota sigap dan menangkap tersangka, sebelum sempat menarik senjata apinya.

Dari kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda CBR, satu pucuk senjata api rakitan, lima butir amunisi, dua buah kunci leter T, enam buah mata kunci, dan dua buah anak kunci. Sebelum tertangkap, tutur dia, kedua tersangka ini juga hendak beraksi.

"Kedua tersangka berangkat dari Desa Bungkuk, Lampung Timur, menuju Bandar Lampung. Keduanya mengendarai sepeda motor Honda CBR tanpa plat nomor kendaraan,"jelas Sugiyanto.

Motor tersebut merupakan hasil curian. Lalu sampai di Jalan WR Supratman, polisi sedang menggelar razia sepeda motor. Melihat ada razia, kata Sugiyanto, kedua tersangka memutar balik kendaraannya. Saat yang sama, dua anggota polisi berpakaian preman memberhentikan kedua tersangka.

"Saat itu, tersangka Tamrin melawan sehingga terjadi perkelahian dengan anggota," jelasnya, seperti dilansir Tribunlampung.

Tujuh Kali

Kapolsek Telukbetung Utara Komisaris Sugiyanto mengatakan, tersangka Tamrin dan Fahmi sudah lebih dari lima kali mencuri sepeda motor di wilayah hukum Bandar Lampung.

Catatan kepolisian, kedua pemuda ini dua kali mencuri di Telukbetung Utara. Selanjutnya dua kali di Tanjungkarang Barat dan tiga kali ada laporan di Polresta Bandar Lampung.

Selain itu, tutur dia, kedua tersangka ini melakukan percobaan pencurian di Tanjungkarang Timur dan tiga kali percobaan pencurian di Sukarame.

"Mereka setiap beraksi selalu membawa senjata api," imbuh Sugiyanto. (*)