Notification

×

Menag Lukman: Idul Fitri 1437 Hijriah Hari Rabu

04 July 2016 | 19:39 WIB Last Updated 2016-07-31T11:37:35Z
Lukman Hakim Saifuddin (ist)

LAMPUNG ONLINE –
Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H tahun ini jatuh pada hari Rabu (6/7/2016). Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, semua petugas dari Kementerian Agama tidak melihat hilal dari 90 titik.

"Tidak ada yang melihat hilal dari 90 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia," ucap Lukman usai sidang isbath di Kementerian Agama, Jakarta, Senin (4/7/2016).

Dengan belum terlihatnya hilal hari ini, kata Lukman, maka seluruh umat muslim Selasa 5 juli 2016 masih menjalani ibadah puasa.

"Posisinya di bawah ufuk, sebagaimana lazimnya, puasa Ramadan genap 30 hari. Besok Selasa masih puasa, sehingga 1 Syawal jatuh hari Rabu," ucap Lukman.

Sidang isbath digelar secara tertutup di Kementerian Agama pada Senin sore hingga menjelang maghrib. Sidang dihadiri pejabat terkait dan sejumlah duta besar negara sahabat.

Sementara, Majelis Ulama Indonesia menyambut bahagia 1 Syawal 1437 Hijriah ditetapkan pada 6 Juli 2016, sehingga semua umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri secara bersamaan. Sebab, sebelumnya organisasi masyarakat Muhammadiyah sudah mengumumkan penetapan Lebaran pada tanggal serupa.

Ketua MUI, Maruf Amin, pun mengajak seluruh umat Islam untuk mensyukuri kebersamaan ini, dan menjadikannya sebagai tonggak untuk mempersatukan diri.

"Marilah kita syukuri karena Hari Raya tahun ini, kelihatannya Insya Allah akan dirayakan bersama oleh seluruh komponen umat Islam. Ini momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah," ucapnya pada konferensi pers sidang Isbat di Kementerian Agama, seperti dilansir laman Viva.

Dia pun berharap kerbesamaan ini bisa menjadi langkah awal untuk menjadikan umat Islam sebagai pemersatu bangsa. Walaupun secara ajaran masih ada perbedaan, tapi hal itu diharapkan tidak menjadi halangan untuk menyatukan masalah yang bersifat umum.

"Tapi dalam hal strategis alangkah indahnya kita bersatu, makanya kita persatukan juga harakah, gerakan, Insya Allah umat Islam ke depan sebagai unsur utama, akan menjadi kekuatan yang akan menyatukan seluruh bangsa ke depan," katanya.

Pada kesempatan ini, Ketua Komisi VIII DPR M. Ali Taher juga mengungkapkan rasa syukur. Menurutnya, penetapan Hari Raya Idul Fitri yang akan dirayakan bersama oleh seluruh umat Islam patut mendapatkan apresiasi.

"Tahun ini diberikan kebarokahan luar biasa, khususnya untuk umat Islam. Puasa bersama, Syawal juga bersama-sama, ini kemuliaan," ucapnya.

Taher pun berharap kebersamaan ini bisa terus terjalin pada Ramadan dan Syawal di tahun-tahun mendatang, sekaligus dijadikan sebagai tonggak kebersamaan umat Islam di Indonesia.

"Seluruh ormas Islam yang hadir setuju, karena itu DPR tidak ada kata lain kecuali bersyukur dan mendorong Kementerian Agama untuk terus menerus menyamakan waktu penyelenggaraan ibadah umat Islam," katanya. (*)