![]() |
| (ilustrasi/ist) |
LAMPUNG - Soal takbiran keliling pada malam Lebaran 2016 ini, Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin mengatakan bahwa tidak ada larangan untuk melakukan takbir keliling. Namun dengan syarat harus dilakukan secara tertib.
"Yang dilarang itukan karena orang yang melakukan takbiran tidak tertib berlalu lintas, seperti saling lempari kendaraan, pengendara motor tanpa helm, nah ini yang dilarang," kata da, Senin (4/7/2016) malam.
Bahkan Kapolda mengungkapkan takbir keliling sebenarnya merupakan budaya bagi umat muslim pada perayaan Idulfitri.
"Justru itu kan bagus, budaya. Jadi tidak ada larangan untuk masyarakat melakukan takbiran. Larangan pimpinan itu muncul karena adanya takbiran yang mengganggu arus lalu lintas sehingga menimbulkan kemacetan, dan mengganggu kamtibmas," kata Ike Edwin.
Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan, pengamanan malam takbiran, pihaknya telah menyiagakan personel untuk melakukan penjagaan dan pengawalan. Selain itu Kapolda juga mengatakan akan memantau langsung malam takbiran dengan berkeliling, seperti dilansir Lampost.
"Saya akan kelilin kebeberapa tempat di Bandar Lampung kemudian memonitor wilayah-wilayah. Saya juga bilang ke anggota, kita tiap tahun operasi, tahu apa yang harus dievaluasi, sehingga karena kami ada brimob, turunkan brimob pengaman ditempat sepi, terminal, dan tempat lainnya, bahkan pengaman malam takbiran," ujar Ike Edwin. (*).
Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan, pengamanan malam takbiran, pihaknya telah menyiagakan personel untuk melakukan penjagaan dan pengawalan. Selain itu Kapolda juga mengatakan akan memantau langsung malam takbiran dengan berkeliling, seperti dilansir Lampost.
"Saya akan kelilin kebeberapa tempat di Bandar Lampung kemudian memonitor wilayah-wilayah. Saya juga bilang ke anggota, kita tiap tahun operasi, tahu apa yang harus dievaluasi, sehingga karena kami ada brimob, turunkan brimob pengaman ditempat sepi, terminal, dan tempat lainnya, bahkan pengaman malam takbiran," ujar Ike Edwin. (*).
