Notification

×

Ini Penilaian Kapolda Lampung Sebab Tahanan Polresta Kabur

11 July 2016 | 06:56 WIB Last Updated 2016-07-11T10:29:42Z
Ike Edwin (ist)

BANDAR LAMPUNG –
Terkait kaburnya dua tahanan narkoba dari rumah tahanan (Rutan) Polresta Bandar Lampung dengan cara menjebol plafon kamar tahanan, membuat Kapolda Lampung Brigadir Jenderal Ike Edwin angkat bicara. 

Selain optimistis akan menangkap kembali salah satu tahanan kabur atas nama Esta, kapolda menilai kondisi bangunan Rutan Polresta Bandar Lampung yang sudah tua, sehingga mudah dirusak oleh tahanan.

"Tidak semua ruangan tahanan ada ininya (plafon). Ini kan bangunan lama," kata dia di Polresta Bandar Lampung, Minggu (10/7/2016).

Ke depan, Ike akan segera mengajukan anggaran untuk pemeliharaan bangunan, terutama bangunan rumah tahanan di tiap-tiap polres. 

"Ya nanti akan kita ajukan anggarannya. Karena kan untuk pemeliharaan bangunan pakai uang negara," ungkap pria yang juga Panglima Perang Kerajaan Skala Brak, Lampung Barat itu, seperti dilansir laman Viva.

Sementara itu, Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Hari Nugroho mengatakan, akan memeriksa tiga anggota yang bertugas menjaga rumah tahanan pada saat dua tahanan kabur. 

Dilihat dari kronologisnya, Hari mengatakan, tiga anggota jaga itu belum tentu salah. Dikarenakan ketiganya ada di tempat jaga saat dua tahanan kabur. 

"Tiga anggota itu juga langsung mengejar kedua tahanan dan satu tertangkap. Yang fatal itu apabila tidak ada yang jaga atau kaburnya malam baru ketahuan siang," kata Hari.

Apabila hasil pemeriksaan dinyatakan ada kelalaian dari anggota tersebut, Hari mengatakan, tiga anggota jaga itu akan diberikan sanksi. Bisa berupa sanksi disiplin dan hukuman fisik. 

"Tergantung tingkat kesalahannya seperti apa," ujar Hari.

Diberitakan sebelumnya, Rudi dan Esta, tahanan kasus narkoba, melarikan diri dari dalam sel tahanan Polresta Bandar Lampung, Minggu (10/7/2016) sekitar pukul 13.15 wib. Keduanya kabur dengan menjebol plafon kamar tahanan. Rudi berhasil ditangkap tak lama usai melarikan diri di dekat markas Polresta Bandar Lampung. (*)