Notification

×

Hindari Macet, Pemudik di Lampung Pilih Jalur Alternatif

03 July 2016 | 21:18 WIB Last Updated 2016-07-03T14:18:10Z
(foto: istimewa)

BANDAR LAMPUNG - Untuk menghindari kemacetan, terutama di jalan protokol pusat Kota Bandar Lampung, sejumlah pemudik yang menggunakan mobil maupun sepeda motor menggunakan jalur alternatif.

Berdasarkan pantauan di sejumlah titik jalur alternatif di Kota Bandar Lampung, Minggu (3/7/2016), pemudik asal Pulau Jawa dan sekitarnya saat memasuki Kota Bandar Lampung menuju Kabupaten Pesawaran, Pringsewu, dan Tanggamus memilih untuk menggunakan jalur alternatif seperti Jalan Raden Imba Kesuma (Lembah Hijau).

Para pemudik tidak menggunakan jalan lintas Sumatera ruas Jalan Soekarno-Hatta Bandar Lampung dan memilih jalur memasuki pusat kota dari Panjang-Teluk Betung, kemudian memasuki pusat kota menuju arah jalur alternatif menuju daerah masing-masing.

Sabnu (35) warga Wonosobo, Tanggamus mengatakan banyak pemudik menggunakan sepeda motor maupun mobil menggunakan jalur alternatif, untuk menghindari kemacetan di pusat kota. 

"Hari Minggu dipastikan jalan-jalan protokol di Kota Bandar Lampung macet, mengingat warga menuju pusat perbelanjaan untuk membeli kebutuhan lebaran," katanya.

Dia bersama pemudik lain memilih untuk melintasi jalur alternatif melewati kawasan Lembah Hijau di Jalan Raden Imba Kesuma Kota Bandar Lampung.

Ia mengaku bersama pemudik lainnya berjalan konvoi menggunakan sepeda motor untuk tujuan yang sama yakni Desa Wonosobo Tanggamus. 

"Kami dari Tangerang mudik untuk merayakan lebaran di kampung halaman," ujarnya.

Perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, lanjutnya, berjalan lancar meski ribuan pemudik memenuhi kapal feri dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Lampung. 

Sepanjang perjalanan juga tidak ditemukan permasalahan yang berarti, meski terdapat beberapa ruas jalan yang bergelombang di Jalan Lintas Sumatera, Lampung, seperti dilansir Republika.

Rudi (30) pemudik menggunakan mobil mengatakan memilih jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di pusat kota. Selain itu, jalur alternatif juga dapat memangkas waktu ke tempat tujuan yakni Kabupaten Pringsewu. 

"Kami memilih jalur alternatif menuju kampung halaman karena lebih dekat ke tempat tujuan dan tidak terganggu oleh kemacetan di pusat kota," jelasnya.

Dia mengaku mudik dari Jakarta menuju Kabupaten Pringsewu, Lampung untuk merayakan lebaran bersama sanak famili. 

"Perjalanan cukup lancar setelah sampai Pelabuhan Bakauheni. Di Merak kami antre cukup lama hingga beberapa jam," jelaas dia. (*)