Notification

×

Diskusi di Lampung, BI: Harga Komoditas Mulai Naik

31 July 2016 | 16:23 WIB Last Updated 2016-07-31T09:24:58Z
Mirza Adityaswara (ist)

LAMPUNG ONLINE - Anjloknya harga komoditas seperti minyak dan barang tambang lainnya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi berbagai negara di dunia. Salah satunya adalah Indonesia yang turut terkena dampak pelemahan ekonomi global.

Harga komoditas yang anjlok seperti minyak mentah, batu bara, hingga kelapa sawit turut dirasakan Indonesia sebagai eksportir komoditas tersebut. Meskipun belakangan ini mulai ada tanda-tanda kenaikan harga komoditas, namun diperkirakan kenaikannya tidak akan begitu banyak.

"Saat ini trennya harga komoditi mulai naik. Rasanya tidak mungkin harga komoditi kembali ke 2010. Dulu batu bara US$ 150, kelapa sawit US$ 1.200 rasanya tidak akan lagi," jelas Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara, saat membuka diskusi Diversifikasi Ekonomi untuk Mendorong Pertumbuhan yang Berkelanjutan di Kantor BI Lampung, Jumat (29/7/2016).

Bahkan hingga lima tahun ke depan, lanjut dia, kenaikan harga komoditas di dunia tidak akan terlalu signifikan. Harga komoditas, lanjut Mirza, diperkirakan naik namun tidak terlalu banyak, seperti dilansir Detik.

"Paling tidak 3 sampai 5 tahun ke depan tidak akan kembali ke level seperti di tahun 2010-2011. Akan naik tapi tidak akan ke level itu. Kita lihat harga komoditi sudah mulai ada recovery, tapi bukan strong recovery," ujar Mirza. (*)