Notification

×

Bergurau Bawa Bom, Oknum TNI Lampung Diamankan di Branti

07 July 2016 | 04:36 WIB Last Updated 2016-07-31T11:35:20Z
(ilustrasi/ist)

LAMPUNG - Bergurau membawa bom di dalam tas, seorang oknum anggota TNI AD Lampung, calon penumpang pesawat Wings Air tujuan Lampung-Palembang, diamankan petugas bandara. Peristiwa itu terjadi di Bandara Raden Inten II (Branti) Lampung, Rabu (6/7/2016) siang sekitar pukul 14.35 Wib.

Imbasnya, penerbangan pesawat tersebut terpaksa ditunda (delay) sekitar 30 menit dari jadwal keberangkatan pukul 14.15 wib. Petugas Gegana Brimobda Lampung dan Provost TNI AD langsung turun untuk menyisir sudut pesawat.

"Penumpang yang bercanda membawa bom itu langsung diamankan, kemudian diserahkan ke TNI AU," jelas Humas Bandara Raden Inten II (Branti) Wahyu Arya Sakti.

Menurut dia, kejadian itu berawal dari penumpang bernama Budi (20), warga Lampung, bercanda dengan temannya yang duduk di sebelahnya.

“Saat itu teman Budi menanyakan tas kamu kok besar dan berat banget. Isinya pakaian atau bom.” tanya teman Budi. 

Saat itu dengan tenang Budi menjawab ‘’Ya, saya bawa bom”. Pramugari yang mendengarnya, lalu bergegas melaporkan pembicaraan dua penumpang tersebut kepada pilot. Tak mau kecolongan, pilot menghubungi pihak keamanan bandara, seperti dilansir Jpnn.

Setelah petugas masuk ke pesawat, tas besar milik Budi diamankan dan dibawa Tim Gegana. Seluruh penumpang pun diminta turun. Tas hitam tersebut lalu di bawa ke areal parkiran bandara. 

Ketegangan makin menjadi. Tak mau ambil resiko, Tim Gegana langsung mensterilkan areal parkir radius 8 meter dan meledakkan tas ransel hitam tersebut. Ternyata tas tersebut berisi pakaian, kue, ikat pinggang, parfum dan minuman kaleng.

Petugas keamanan bandara dari TNI AU Letda Mikhael Simanjuntak menambahkan, Budi sudah diperiksa Provost dan sampai semalam masih dimintai keterangan di Denpom TNI AD di Bandar Lampung. Sedangkan teman Budi sudah melanjutkan perjalanan ke Palembang dan tak diperiksa.

“Jadi isu tentang ada bom itu tidak ada. Saya harap kepada penumpang jangan coba-coba main-main tentang bom, karena ada Undang-Undang yang mengaturnya,” pungkasnya.

Dari pantauan, pesawat Wings Air jenis Boeing 737 seri 500 terbang ke Palembang pukul 14.45. Sedangkan situasi terminal kembali normal.(*)