![]() |
| (ilustrasi/ist) |
LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung mulai melakukan pemetaan kesiapan jalur dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2016, termasuk melakukan upaya antisipasi di sejumlah titik rawan kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Provinsi Lampung.
Di Jalinsum Lampung sedikitnya terdapat 28 titik rawan kecelakaan yang tersebar di kabupaten dan kota.
Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Minto Rahardjo menuturkan, akan dilakukan upaya antisipasi di sejumlah titik rawan kecelakaan, di antaranya menambah pamasangan rambu dan marka jalan.
“Dinas perhubungan juga akan mendirikan sedikitnya 56 posko yang tersebar di sejumlah jalur rawan di jalan lintas Sumatera,” ujar Minto Rahardjo kepada wartawan, Rabu (8/6/2016).
Minto menambahkan, banyaknya titik rawan kecelakaan di Jalinsum Lampung dipicu kondisi jalan berlubang dan bergelombang. Faktor lainnya, yakni lingkungan serta minimnya marka jalan, seperti dilansir Okezone.
Berikut puluhan titik rawan kecelakaan di Provinsi Lampung:
Kabupaten Way Kanan
- Desa Negeri Baru di KM 198-199
Kabupaten Lampung Utara
- KM 140-142 Abung Barat
- KM 122-124 Abung Selatan
- KM 94-95 Blambangan Pasir
- KM 54-56 Gunung Punggung
Kabupaten Lampung Barat
- KM 86 Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS)
- KM 23 Marang Pesisir
- KM 87 Bengkunat
Kabupaten Tanggamus
- KM 77-78 Gisting
- KM 63-64 Tanjung Pugung
- KM 33-35 Gading Rejo
- KM km 44-51 Pagelaran
Kota Bandar Lampung
- Jalan Antasari
- Jalan Sultan Agung
- Jalan Yos Sudarso
- Jalan Soekarno-Hatta
Kabupaten Tulang Bawang
- KM 180 Simpang Mesuji
- KM 128-132 Manggala Timur
Kabupaten Lampung Timur
- KM 95 Way Bungur
- KM 105 Mataram Baru
- KM 135 Labuhan Ratu
Kabupaten Lampung Tengah
- KM 88-89 Gunung Sugih
- KM 57-59 Terbanggi Besar
- KM 54-56 Panggungan
Kabupaten Lampung Selatan
- KM 16-17 Jalan Ahmad Yani Gedung Tataan
- KM 16-17 Rangai Tarahan
- KM 50-51 Wayharong Kalianda
- KM 81 Bakauheni.
(*)
