![]() |
| Anna Morinda (ist) |
METRO - Ketua DPRD Kota Metro, Anna Morinda mengkritik pedas Dinas dan Instansi di Pemerintah Kota (Pemkot) Metro yang dinilai tidak mau bekerjasama dengan DPRD, terkait pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2015.
Hal itu disampaikan Anna Morinda pada Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Penyampaian Surat Keputusan DPRD Kota Metro tentang Rekomendasi atas LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2015, di ruang sidang DPRD, Rabu (22/6/2016).
Ini menjadi salah satu catatan yang diberikan DPRD Kota Metro terhadap LKPJ TA 2015. DPRD meminta bagian pemerintahan Pemkot Metro untuk mengkoordinir dinas dan instansi yang tidak dapat bekerjasama dengan DPRD terkait permintaan data RKA dan DPA.
”Dari catatan teman-teman di komisi ada 10 Dinas dan intansi seperti Dinas PU dan Perumahan, Distakopar, Dinas Pasar, Diskes, Dinas Pendidikan, Bappeda, Dishubkominfo, Disosnaker, Tapem, itu tidak mau memberikan data ketika diajak rapat. Hal ini menjadi salah satu catatan kami di DPRD,” ujar Anna Morinda.
Selain bidang pemerintahan, DPRD Kota Metro juga memberikan catatan terhadap bidang pendidikan dan kesehatan. Meski dinilai bidang pendidikan telah berhasil mencapai sasaran, namun DPRD meminta agar kedepannya memberikan perhatian khusus terkait reward kepada pelajar.
”Begitu juga pada bidang kesehatan, meski sudah memperoleh hasil yang baik. Kami meminta agar kedepannya dapat terus meningkatkan sarana dan prasaranan yang baik bagi RSUD A Yani, terutama mutu ruangan. Meningkatkan mutu pelayanan, menambah dokter spesialis, serta meningkatkan status Puskesmas Rawat Inap milik Kota Metro menyikapi berjenjangnya pelayanan BPJS,” bebernya.
“Hasilnya, kemudian diterjemahkan dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, baik untuk kurun waktu lima tahun dalam bentuk dokumen RPJMD, maupun rencana kerja tahunannya berupa dokumen RKPD,” jelas Anna. (arf)
