Notification

×

Siswa Cerdas Istimewa SMAN 2 Bandar Lampung Tak Lolos SNMPTN

17 May 2016 | 21:59 WIB Last Updated 2016-05-17T15:00:52Z
Dwita Ria Gunadi (kiri). | foto: ist

LAMPUNG - Terkait hasil pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri Jalur Undangan atau SNMPTN Undangan yang diumumkan pada Senin (9/5/2016) lalu, anggota anggota DPR asal Lampung dari Komisi X Fraksi Partai Gerindra, Dwita Ria Gunadi, mengaku mendapat pengaduan dari salah satu orang tua siswa SMAN 2 Bandar Lampung.

Orang tua siswa tersebut mempertanyakan soal siswa kelas khusus SCI (Siswa Cerdas Istimewa) di SMAN 2 Bandar Lampung tidak satu pun lulus SNMPTN Undangan.

"Orang tua pasti bertanya-tanya kenapa anaknya yang masuk kelas khusus dan unggulan bisa sampai tidak diterima di perguruan tinggi negeri, untuk itu saya akan meminta keterangan kepada pihak sekolah karena menurut orang tua wali tersebut sistem yang menyebabkan tidak lulus," ujar Dwita Ria, Senin (16/5/2016).

Legislator asal Daerah Pemilihan Lampung tersebut mengungkapkan hasil pengumuman SNMPTN 2016 tengah menjadi buah bibir masyarakat. Sebab, banyak yang tidak puas dengan hasilnya seperti yang terjadi di SMAN 3 Semarang, Jawa Tengah. Dwita Ria mengatakan jika memang sistem yang bermasalah, maka ia akan bicarakan dengan pihak Kemendikbud.

"Kita tidak bisa mengambil kesimpulan langsung, karena berdasarkan keterangan Menteri Pendidikan di media massa Jumat (13/5), kasus tidak lulus SNMPTN Undangan ini bukan karena sistem SKS tetapi karena tidak lengkap data yang diinput sekolah pada sistem PDSS online, mengingat siswa Jurusan IPS di sekolah yang sama bisa lulus. Jadi, 'kan masih diragukan apakah sistem yang salah atau kesalahan teknis pengisian," ujar Dwita Ria, seperti dilansir Republika.

Dia meminta agar orang tua bisa terus mendukung anaknya agar tidak berputus asa, mengingat masih ada jalur seleksi lain. Menurutnya, orang tua harus tetap memberikan motivasi agar anak-anak yang belum lulus SNMPTN Undangan tidak putus asa, dan ikut tes SBMPTN dan Ujian Mandiri. 

Dwita menyatakan akan datang ke SMAN 2 Bandar Lampung untuk menanyakan secara langsung kepada kepala sekolah atas pengaduan orang tua siswa itu, setelah memantau pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) siswa SD di Lampung. (*)