Notification

×

Pemprov Bantah Sponsori Ajang Miss Waria se-Lampung

25 May 2016 | 18:09 WIB Last Updated 2017-05-25T06:42:34Z
(ilustrasi/ist)

LAMPUNG - Baru saja menghilang kontroversi terhadap kaum lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT), netizen di Lampung dikejutkan dengan rencana pemilihan 'Miss Waria' se-Provinsi Lampung yang beredar luas di media sosial.

Ajang ini digelar Rumah Kreatif Gaylam Lampung dan Saburai Support Group Lampung. Dalam keterangannya, acara tersebut mendapat sponsor dari PKNI, Yayasan Spiritia, Komisi Penanggulangan AIDS, dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung membantah telah mensponsori acara yang akan digelar pada 30 Mei mendatang. Pemprov juga menolak kegiatan yang tidak berizin tersebut.

“Tidak ada Pemprov atau Dinas Kesehatan mensponsori acara seperti itu. Pemprov malah menolak kegiatan tersebut di Lampung,” kata Kepala Bidang Humas Biro Humas dan Protokol Pemprov Lampung, Heriyansyah, Rabu (25/5/2016).

Dia mengatakan, acara pemilihan 'Mis Waria' tersebut tidak jelas lembaga dan di mana tempatnya. Selain itu, Pemprov Lampung tidak mendukung program tersebut, karena tidak jelas arahnya dalam peningkatan kemajuan berbangsa dan bernegara.

"Pemprov akan berkoordinasi dengan pihak keamanan dalam menelusuri izin pelaksanaan kegiatan. Bila tidak ada izinnya, kegiatan tersebut ilegal dan harus dibubarkan," tegas Heriyansyah, seperti dilansir Republika

Senada, dalam rilisnya, Seksi Humas Dinas Kesehatan Lampung menyatakan tidak memiliki keterkaitan dengan dukungan kegiatan pemilihan Miss Warian se-Lampung tahun 2016. Tugas Dinas Kesehatan terkait pada pengendalian penyakit HIV/AIDS, dengan cara memutus mata rantai penularan pada populasi beresiko. (*)