![]() |
| (ilustrasi/ist) |
LAMPUNG SELATAN – Para pelajar yang melanggar lalu lintas dalam Operasi Patuh Krakatau yang digelar di Jalan Lintas Sumatera, Kota Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan oleh Polda Lampung, Jumat (27/5/2016), dihukum untuk menarikan tarian adat Lampung.
Para pelajar melakukan tarian adat Lampung dipandu oleh polwan. Mereka tampak malu dalam meliuk-liukkan tangannya saat menari.
Cara ini dilakukan untuk memberikan efek jera sekaligus agar pelajar lebih mencintai budaya bangsa. Para pelajar yang dihukum tersebut diketahui tidak memakai helm saat berkendara.
Sementara itu, puluhan warga lainnya juga terjaring Operasi Patuh Krakatau 2016. Umumnya pelanggaran yang dilakukan pengendara adalah tidak membawa STNK dan memakai helm. Namun, para pelanggar lalu lintas tersebut dapay melakukan sidang di tempat dengan membayar denda.
Sedikitnya, dalam sehari 100 pengendara roda dua dan 50 pengendara roda empat terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas dan ditilang, seperti dilansir Okezone.
Pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2006 akan berlangsung hingga Minggui 29 Mei 2016. Operasi tersebut untuk menciptakan keamanan keselamatan berlalu lintas dan ketertiban jelang Ramadan. (*)
