![]() |
| (foto: istimewa) |
LAMPUNG ONLINE - Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo menghimbau mobil truk tidak masuk Pelabuhan Merak, karena terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan yang hendak menyeberang Pelabuhan Bakauheni Lampung untuk mengisi libur panjang.
"Kami minta pengguna truk bisa mengatur kendaraannya agar arus lalu lintas penyeberangan lancar," kata Sugihardjo saat meninjau Pelabuhan Merak, Kamis (5/5/2016).
Selama ini penyeberangan Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, Lampung berjalan lancar, meskipun terjadi lonjakan penumpang pejalan kaki maupun kendaraan pribadi, katanya.
Kebanyakan penumpang liburan panjang itu dapat diatasi petugas sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan. Apalagi, saat ini ASDP Merak sudah menerapkan Elektronika Tiket atau e-ticket di delapan loket dermaga.
"Kami minta ASDP terus mengoptimalkan pelayanan agar semua penumpang bisa terlayani dengan baik," ujar Sugihardjo.
Menurut dia, imbauan larangan truk kontainer untuk mengantisipasi antrean dan kemacetan kendaraan di Pelabuhan Merak. Saat ini arus lalu lintas di Pelabuhan Merak berjalan lancar meskipun terjadi lonjakan.
Bahkan, kendaraan pribadi yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung bisa langsung naik ke atas kapal feri yang bersandar di lima dermaga tersebut.
"Kami meminta truk kontainer masuk pelabuhan,terkecuali truk yang membawa BBM dan bahan pokok," ujar Sugihardjo, seperti dilansir Beritasatu.
Ia memprediksi penumpang dan kendaraan yang akan mengisi libur panjang melalui Pelabuhan Merak pada 5-8 Mei 2016 mendatangi sejumlah objek wisata di Pulau Sumatera.
Pola antrean penumpang itu tentu berbeda dengan angkutan Lebaran,sehingga ASDP Merak dapat mengatasi antrean kendaraan dengan lancar.
"Kami berharap sopir truk dapat menaati imbauan itu, guna kelancaraan arus lalu lintas penyeberangan Merak-Bakauheni," kata Sugihardjo. (*)
