Notification

×

Libur Panjang, Tiket Bus dan KA dari Lampung Habis Terjual

04 May 2016 | 16:43 WIB Last Updated 2016-05-04T09:43:58Z
(ilustrasi.ist)

LAMPUNG -
Meskipun tidak mengalami kenaikan harga, tiket bus dan kereta api (KA) dari Lampung dengan tujuan ke berbagai tempat menjelang libur panjang yang jatuh pada 5-8 Mei 2016, sudah habis terjual.

"Sampai dengan pagi ini penjualan tiket Damri untuk lonjakan libur panjang sudah mencapai 2.400 orang penumpang," kata Kepala Perum Damri Bandar Lampung Yulianto, Rabu (4/5/2016).

Untuk tiket kelas royal dan eksekutif sudah habis terjual, lalu tiket kelas bisnis masih tersisa. Dalam antisipasi lonjakan libur panjang di bulan Mei 2016, pihaknya telah menyiapkan bus cadangan sebanyak 50 bus.

"Untuk bus cadangan ini dengan kelas bisnis untuk semua tujuan disiapkan," ujar Yulianto.

Dia menegaskan, pihak Damri akan menyiapkan berapa pun kebutuhan penumpang pada libur panjang di bulan ini, dan harga tiket Damri tidak ada kenaikan.

"Harga tiket tidak naik, tetap seperti hari biasa, hanya saja yang tersisa pada keberangkatan tanggal 4 Mei tinggal kelas bisnis," jelas Yulianto.

Peningkatan penumpang pada libur panjang ini mencapai 100 persen. Jika hari libur biasa hanya mencapai 1.300 penumpang, dalam liburan panjang kali ini meningkat, diprediksi hingga 3.200 penumpang.

Sedangkan, untuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sub Divre III.2 Tanjungkarang, pada saat libur panjang menambah satu gerbong kereta untuk kelas bisnis dan eksekutif, sebagai bentuk antisipasi lonjakan penumpang, seperti dilansir Beritacenter.

"Kami menambah satu gerbong kereta untuk kelas bisnis dan eksekutif yakni kereta Sriwijaya," kata Humas PT. KAI Tanjungkarang, Muhaimin.

Dia mengatakan, penambahan gerbong ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur panjang yang jatuh pada tanggal 5 sampai 8 Mei 2016.

"Untuk pemesanan tiket kelas ekonomi untuk Kereta Rajabasa sudah habis terjual sampai tanggal 8 Mei," ujar Muhaimin. Lalu untuk kereta api kelas bisnis dan eksekutif masih tersedia dari tanggal 5 sampai 8 Mei.

"Untuk penjualan tiket Kereta Sriwijaya masih tersisa sekitar 30 persen. Kemungkinan tiket akan terjual habis," terang Muhaimin. (*)