![]() |
| Zainuddin Hasan (ist) |
LAMPUNG - Bupati Lampung Selatan, Provinsi Lampung Zainuddin Hasan menyatakan, sebanyak 80 persen penghuni Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), tersangkut kasus narkoba.
“Delapan puluh persen penghuni lapas karena kasus narkoba,” kata Bupati Zainuddin Hasan ketika pelantikan 10 ribu Satuan Petugas (Satgas) Antinarkoba di Bandar Lampung, Rabu (18/5/2016).
Adik ketua MPR RI Zulkifli Hasan itu mengaku sedih bila melihat maraknya penyalahgunaan narkoba di masyarakat kabupatennya, sehingga memenuhi penghuni Lapas tersebut.
Untuk itu, menurut dia, kabupatennya terbanyak membentuk satgas antinarkoba. Menurut Zainuddin, per desa pihaknya mengerahkan 32 petugas di lapangan. Sedangkan desa di kabupaten tersebut sebanyak 256 desa, seperti dilansir Republika.
“Ini terbanyak dibandingkan kabupaten lain,” kata Zainuddin.
Selain itu, dia akan menggelar tes urine secara mendadak bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan guru di lingkungan Pemkab Lampung Selatan. Bila kedapatan ada PNS atau guru positif narkoba, maka akan dipecat secara tidak hormat, dan identitasnya diumumkan terbuka.
Kabupaten Lampung Selatan menjadi pintu gerbang perlintasan dan penyelundupan narkoba dari Pulau Sumatera dan Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni. Sudah tidak terhitung petugas di pintu gerbang masuk pelabuhan tersebut tertangkap tangan penyelundup barang haram tersebut. (*)
Selain itu, dia akan menggelar tes urine secara mendadak bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan guru di lingkungan Pemkab Lampung Selatan. Bila kedapatan ada PNS atau guru positif narkoba, maka akan dipecat secara tidak hormat, dan identitasnya diumumkan terbuka.
Kabupaten Lampung Selatan menjadi pintu gerbang perlintasan dan penyelundupan narkoba dari Pulau Sumatera dan Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni. Sudah tidak terhitung petugas di pintu gerbang masuk pelabuhan tersebut tertangkap tangan penyelundup barang haram tersebut. (*)
