Notification

×

Beda Musik Rock Dulu dan Sekarang versi Eet Sjahranie

01 May 2016 | 08:32 WIB Last Updated 2016-07-31T11:32:47Z
Eet Sjahranie (foto: tribunlampung)

LAMPUNG – Eet Sjahranie, gitaris grup band rock papan atas tanah air EDANE, bicara perbedaan musik rock era 1990-an dan sekarang. Hal itu diungkapkan pria bernama lengkap Zahedi Riza Sjahranie di Lampung, Sabtu (30/4/16) sore.

Dengan rambut gondrong dan kaus hitam, Eet mengatakan, musik rock era 1990-an dan sekarang ada yang berbeda dan ada yang tetap sama. Dikatakan tidak berbeda, menurut dia, karena dari dulu sampai sekarang jenisnya sama.

“Perbedaannya adalah, yang jelas dari generasi ke generasi, gue lihat musisi band semakin ke sini, semakin bertambah jumlahnya, dengan bertumbuhnya band-band muda, dan otomatis persaingan juga semakin ketat. Hanya saat ini, dengan perkembangan industri permusikan yang signifikan, para musisi dapat berkreativitas sebebas mungkin, tidak harus band yang memiliki nama sekalipun,”urainya.

Eet juga mengatakan, musisi sekarang ini, jarang yang bisa bertahan lama, karena indivindunya tidak memiliki passion di musik, alias hanya sekadar asyik-asyik saja, seperti dilansir Tribunlampung.

“Edane bisa bertahan puluhan tahun sebagai band rock di Indonesia, intinya kami memiliki semangat yang kuat, untuk terus dan serius dalam berkarya, dan pastinya gua sendiri memang passion-nya di musik, serius menekuni musik, dari dulu sampai sekarang, memang hidup gue persembahkan untuk musik,” tutur Eet.

Dia mengaku tidak malu dan banyak terpengaruh oleh musisi-musisi band lainnya, baik di Indonesia maupun musisi luar. Eet mengatakan, gaya bermusiknya banyak dipengaruhi musisi-musisi senior terkenal, di antaranya Ian Antono (Godbless), Oding Nasution (Guruh Gypsi), Albert Warnerin (Giant Step) dan lain-lain.

“Pokoknya, banyak banget influence gue dalam bermusik. Sangking banyaknya, nggak bakal kelar kalau gue sebutin sekarang satu per satu. Dari sana, inspirasi musik bisa gue dapet dan bisa gua tuangin dalam karya karya lagu gue,” jelasnya. (*)