Notification

×

Truk Tonase Besar Tetap Melintas, Jalinsum Lampung Rusak Parah

26 April 2016 | 21:35 WIB Last Updated 2016-04-26T14:35:19Z
Jalinsum di Lampung ruas Rajabasa-Panjang. (dok)

LAMPUNG – Kini, kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), ruas Rajabasa-Panjang Bandar Lampung di Provinsi Lampung semakin rusak parah di banyak titik. Hal in terjadi karena truk tronton dan truk barang lainnya dengan tonase mencapai puluhan ton masih bebas melintasinya.

Berdasarkan pantauan di Jalinsum, ruas Rajabasa-Panjang Bandar Lampung, kerusakan jalan yang paling parah terdapat di ruas Kalibalok-Panjang, sebagian badan jalan mulai hancur atau berlubang besar di banyak titik.

Kondisi jalan di lokasi sangat cepat rusak, padahal jalan ini baru selesai diperbaiki dan dilebarkan pada tahun 2014 lalu. Salah satu penyebab kerusakan adalah keberadaan truk-truk dengan tonase di atas 40 ton. Selain itu, jalan juga tidak segera diperbaiki, ketika masih berlubang kecil, sehingga kerusakan Jalinsum semakin parah.

Tronton dan truk besar yang melintasi Jalinsum Lampung umumnya adalah truk pengangkut bahan bangunan, hasil tambang, dan hasil industri seperti besi baja. Selain itu, truk besar pengangkut minyak sawit ke kawasan Panjang juga kerap melintas.

Jalinsum ruas Rajabasa-Panjang diperbaiki dan dilebarkan mulai Oktober 2012 lalu hingga tahun 2014. Biaya pelebaran jalan itu berasal dari pinjaman Bank Dunia dan APBN, seperti dilansir Okezone.

Selain itu, kondisi trotoar Jalinsum juga rusak parah karena dijadikan tempat parkir oleh tronton dan truk besar. Meski ada rambu lalu lintas larangan parkir atau berhenti, namun truk tetap saja parkir di area terlarang, karena tidak ada sanksi dari pihak Dinas Perhubungan dan Polda Lampung.

Akibatnya, trotoar Jalinsum rusak parah dan menjadi tempat parkir truk, seperti di depan Perumahan Bukit Kencana hingga Rumah Sakit Imanuel. (*)