![]() |
| (foto: istimewa) |
LAMPUNG - Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengharapkan agar Panglima TNI dapat menjadikan Pangkalan Udara (Lanud) TNI AD Gatot Subroto di Kabupaten Way Kanan menjadi bandara komersial.
"Hal tersebut berguna untuk menambah pintu kedatangan ke Provinsi Lampung yang akan mempengaruhi peningkatan kunjungan wisata dan investasi sehingga mampu menunjang pembangunan daerah ini," kata Ridho, saat mendampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, di GSG Unila, Selasa (26/4/2016).
Gubernur menambahkan, Lampung memiliki keunggulan strategis yang terus dipacu dan dimaksimalkan menjadi keunggulan kompetitif. Namun keunggulan strategis itu juga memiliki tantangan keamanan yang lebih besar.
"Kami memohon dukungan keamanan dari Panglima TNI terutama di perairan laut yang dimiliki Lampung, di barat, timur, dan selatan. Tidak mungkin pembangunan bisa terlaksana tanpa rasa aman dan situasi yang kondusif," ujarnya, seperti dilansir Republika.
Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan kesiapan jajarannya untuk melakukan penjagaan terhadap teritorial tersebut.
"Itu sudah menjadi tanggung jawab kami, nanti akan dikoordinasikan dengan KSAL yang memang bertugas penuh menjaga teritorial laut Indonesia. Lampung ini juga masih dalam bagiannya, kalau tidak dijaga maka akan memecah belah negeri ini," kata dia. (*)
"Hal tersebut berguna untuk menambah pintu kedatangan ke Provinsi Lampung yang akan mempengaruhi peningkatan kunjungan wisata dan investasi sehingga mampu menunjang pembangunan daerah ini," kata Ridho, saat mendampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, di GSG Unila, Selasa (26/4/2016).
Gubernur menambahkan, Lampung memiliki keunggulan strategis yang terus dipacu dan dimaksimalkan menjadi keunggulan kompetitif. Namun keunggulan strategis itu juga memiliki tantangan keamanan yang lebih besar.
"Kami memohon dukungan keamanan dari Panglima TNI terutama di perairan laut yang dimiliki Lampung, di barat, timur, dan selatan. Tidak mungkin pembangunan bisa terlaksana tanpa rasa aman dan situasi yang kondusif," ujarnya, seperti dilansir Republika.
Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan kesiapan jajarannya untuk melakukan penjagaan terhadap teritorial tersebut.
"Itu sudah menjadi tanggung jawab kami, nanti akan dikoordinasikan dengan KSAL yang memang bertugas penuh menjaga teritorial laut Indonesia. Lampung ini juga masih dalam bagiannya, kalau tidak dijaga maka akan memecah belah negeri ini," kata dia. (*)
