LAMPUNG ONLINE -
Facebook membuat sebuah tool yang bisa mengenali profil palsu. Alat
tersebut sudah mulai diuji sejak November tahun lalu dan sudah dipasang
di 75 persen akun milik pengguna.
Facebook
mengembangkan alat itu dengan tujuan memerangi aktivitas berbau
pencemaran nama baik atau bullying di dalam platform jejaring sosial
miliknya.
Cara kerjanya, seperti dilansir Kompas dari The Verge,
Jumat (25/3/2016), tool itu pertama-tama akan memindai akun-akun palsu
dan mencari tahu foto siapa yang digunakan untuk membuat akun tersebut.
Pemilik akun asli akan mendapatkan notifikasi bahwa nama serta foto mereka telah dipalsukan dan dipakai membuat akun baru.
Selanjutnya
tinggal bubuhkan bendera pada akun palsu yang ditemukan. Khusus akun
bertanda bendera ini, Facebook akan mengkajinya secara manual sebelum
memutuskan langkah berikut.
Selain
alat pemburu profil palsu tersebut, Facebook juga sedang menguji cara
lain yang bisa mengantisipasi tindak bullying atau upaya pencemaran nama
baik.
Cara yang dimaksud antara lain adalah member pilihan bagi pengguna untuk membubuhkan bendera pada foto yang dinilai menyinggung.
Media
sosial buatan Mark Zuckerberg itu juga selalu mengingatkan pengguna
untuk memeriksa pengaturan foto milik mereka. Misalnya soal siapa saja
yang boleh dan tidak boleh melihat foto tersebut. (*)
