![]() |
| (ilustrasi/ist) |
LAMPUNG - Bentrok antarwarga kembali pecah di Lampung. Setelah di Kabupaten Lampung Utara, bentrok antarwarga terjadi di Kampung Kibang Budijaya, Lambu Kibang dan Sakti Jaya, Gunung Terang di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung.
Beruntung pihak lepolisian bersama aparat kampung berhasil menangani bentrok sehingga tidak sampai meluas.
Kapolsek Gunung Terang, Tulangbawang Barat, AKP Sobari, membenarkan adanya bentrok antarwarga yang melibatkan salah satu perguruan silat di Tiyuh (Kampung) Marga Jaya, Gunung Terang terjadi pada Rabu (3/2/2016) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.
"Bentrokan itu dipicu urusan utang piutang antarwarga," jelasnya, Kamis (4/2/2016).
Namun malam itu pihaknya bersama tokoh masyarakat setempat langsung melakukan pertemuan dan menyelesaikan masalah tersebut.
"Kondisi sudah kondusif. Perdamaian langsung dilakukan Pak Sanuri dan Pak Supeno," jelas Sobari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga yang terlibat bentrokan adalah warga Kibang Budi Jaya, Lambu Kibang dan warga Sakti Jaya, Gunung Terang. Tapi bentrokan ini tidak meluas karena langsung didamaikan aparatur tiyuh dan jajaran polsek setempat, seperti dilansir Fajarnews.
Perguruan silat yang personelnya terlibat dalam bentrokan itu bersedia menanggung semua kerugian kerusakan kendaraan bermotor yang dirusak saat bentrok di Tiyuh Marga Jaya, Gunung Terang, Tulang Bawang Barat.
Bentrok antarwarga tersebut dipicu utang piutang sebesar Rp6 juta antarwarga. Namun, diduga muncul provokasi dilakukan sejumlah orang, sehingga dilakukan perusakan sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua.
Kendaraan yang dirusak dalam kejadian itu akan diperbaiki oleh perguruan silat dimaksud.
"Jadi, tidak ada persoalan lagi. Memang, tadi malam situasi memanas tapi untungnya sejumlah tokoh turun dan menghadang massa untuk menghentikan bentrokan agar tidak meluas," kata Roni, salah satu anggota DPRD setempat. (*)
