LAMPUNG - Mengingat sejarah konflik yang pernah terjadi, serta para calon yang
akan bertarung dalam pilkada merupakan wajah-wajah lama, yang memang
telah bertarung dalam pilkada sebelumnya, Polda Lampung memfokuskan perhatian di Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Tengah, menjelang pilkada serentak 9 Desember 2015 mendatang.
"Hingga saat ini, menjelang pilkada serentak, kondisi keamanan di Provinsi Lampung masih terjaga atau masih dalam batas toleransi," ujar Kapolda Lampung, Brigjen Pol Edward Syah Pernong.
Ditambahkan, ada dua daerah yang menjadi fokus Polda Lampung dari delapan kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada 9 Desember mendatang, yaitu Lampung Tengah dan Lampung Selatan.
Dijelaskan, meskipun setiap pihak telah membuat pernyataan dan deklarasi damai, namun pihaknya mewaspadai pada tingkat 'akar rumput' yang biasanya sangat fanatik, seperti dilansir laman RRI.
"Sampai saat ini kondisinya masih dalam batas-batas toleransi, hanya memang perhatian kita lebih mengental pada dua daerah yaitu Lampung Tengah dan Lampung Selatan," kata Edward Syah Pernong.
Lebih lanjut dikatakan, meskipun kedua daerah tersebut dipandang lebih rentan untuk terjadi konflik, namun Polda Lampung belum memandang perlu menambah jumlah personil untuk pengamanan. Namun penguatan lebih dilakukan pada informasi-informasi dari satuan intelegen. (*)
"Hingga saat ini, menjelang pilkada serentak, kondisi keamanan di Provinsi Lampung masih terjaga atau masih dalam batas toleransi," ujar Kapolda Lampung, Brigjen Pol Edward Syah Pernong.
Ditambahkan, ada dua daerah yang menjadi fokus Polda Lampung dari delapan kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada 9 Desember mendatang, yaitu Lampung Tengah dan Lampung Selatan.
Dijelaskan, meskipun setiap pihak telah membuat pernyataan dan deklarasi damai, namun pihaknya mewaspadai pada tingkat 'akar rumput' yang biasanya sangat fanatik, seperti dilansir laman RRI.
"Sampai saat ini kondisinya masih dalam batas-batas toleransi, hanya memang perhatian kita lebih mengental pada dua daerah yaitu Lampung Tengah dan Lampung Selatan," kata Edward Syah Pernong.
Lebih lanjut dikatakan, meskipun kedua daerah tersebut dipandang lebih rentan untuk terjadi konflik, namun Polda Lampung belum memandang perlu menambah jumlah personil untuk pengamanan. Namun penguatan lebih dilakukan pada informasi-informasi dari satuan intelegen. (*)
