BANDAR LAMPUNG - Dengan beroperasinya pesawat Boeing 373-300 milik maskapai Xpressair, jalur penerbangan dari Bandar Lampung ke Bandung atau sebaliknya kembali dibuka. Sejumlah staf penjualan tiket maskapai penerbangan swasta itu di Bandara Raden Inten (Branti) Lampung, menyebutkan penerbangan perdana di rute Bandung - Bandar Lampung - Palembang dilaksanakan mulai hari ini, Selasa (23/12/2014).
Berdasarkan pantauan, pesawat dalam penerbangan perdana Bandung-Bandar Lampung mengangkut puluhan penumpang, begitu juga dalam penerbangan perdana Bandar Lampung-Palembang.
Dalam penerbangan perdana hari ini, para penumpang hanya membayar sekitar Rp350 ribu- Rp475 ribu untuk sekali terbang, karena mendapatkan harga promosi.
Penerbangan rute Bandung - Bandar Lampung - Palembang dilayani hanya pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Penerbangan Bandung - Bandar Lampung sebelumnya dilayani pesawat Merpati ketika maskapai itu masih beroperasi.
Berdasarkan pantauan, pesawat dalam penerbangan perdana Bandung-Bandar Lampung mengangkut puluhan penumpang, begitu juga dalam penerbangan perdana Bandar Lampung-Palembang.
Dalam penerbangan perdana hari ini, para penumpang hanya membayar sekitar Rp350 ribu- Rp475 ribu untuk sekali terbang, karena mendapatkan harga promosi.
Penerbangan rute Bandung - Bandar Lampung - Palembang dilayani hanya pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Penerbangan Bandung - Bandar Lampung sebelumnya dilayani pesawat Merpati ketika maskapai itu masih beroperasi.
Selain penerbangan reguler Jakarta - Bandar Lampung yang dilayani maskapai Garuda, Lion Air, Aviastar dan Sriwijaya Air, belakangan ini sudah dibuka penerbangan dari Bandar Lampung ke sejumlah daerah lainnya, seperti Bandar Lampung - Batam - Medan yang dilayani Garuda, serta Bandar Lampung-Yogyakarta dan Bandar Lampung - Semarang yang dilayani maskapai Aviastar.
Sejumlah pengunjung Bandara Raden Inten Lampung menyambut baik dengan dibuka penerbangan ke sejumlah tempat lainnya, namun mereka berharap penerbangan Bandar Lampung-Pangkal Pinang Bangka juga bisa dilayani oleh Garuda, Citilink atau maskapai lainnya.
"Bangka makin berkembang, begitu juga Bandarlampung. Semestinya penerbangan Pangkal Pinang-Bandarlampung juga dilayani," kata Vina, salah satu pengunjung Bandara Raden Inten, seperti dilansir ciputranews.com.
Selain itu, warga juga mengharapkan Bandara Raden Inten Lampung diperluas kapasitasnya agar mampu didarati pesawat berbadan lebar dengan frekuensi pendaratan dan penerbangan yang makin tinggi. (*)
