Notification

×

Masyarakat Daerah Terpencil di Lampung Belum Terima PSKS

07 December 2014 | 09:17 WIB Last Updated 2014-12-07T02:17:49Z

LAMPUNG - Warga Lampung di daerah terpencil belum tuntas menerima kartu Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS). Program itu merupakan bentuk kompensasi pemerintah atas naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Kepala Kantor Pos Indonesia Bandar Lampung Dadang Budi Ganjaran mengatakan, daerah yang belum menerima PSKS diantaranya adalah Pulau Sebesi Kabupaten Lampung Selatan, dan Pulau Kelumbayan Kabupaten Tanggamus.

Dadang beralasan, daerah tersebut sulit dijangkau. Namun demikian dia mengkalim sebagianbantuan ke daerah itu sudah disalurkan.

"Di saya hanya daerah Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus yang belum menerima bantuan. Ditargetkan sebelum 12 Desember sudah selesai," kata dia, seperti dilansir portalkbr.com, Sabtu (6/12/2014).

Di Provinsi Lampung ada 570.594 rumah tangga miskin penerima PSKS. Sejak diberlakukan kenaikan harga BBM subsidi, bantuan itu didistribusikan hingga sudah terealisasi 75 hingga 90 persen.

Pada awal November lalu pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla meluncurkan tiga kartu untuk warga tidak mampu yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Se hat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) beserta sim card Kartu Simpanan Keluarga Sejahtera (KSKS).

Setiap keluarga mendapat Dana Rp 200 ribu per bulan yang disalurkan melalui nomor rekening tersebut. Nantinya, warga bisa melihat penyaluran dana tersebut melalui aplikasi *141*6# dari ponsel mereka.

Jokowi berharap dengan diluncurkannya tiga kartu ini, masyarakat dapat semakin mudah memperoleh fasilitas pendidikan dan kesehatan serta menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah tambah Presiden menargetkan hingga akhir tahun ini, seluruh masyarakat yang tidak mampu dapat memperoleh kartu ini.

Jokowi menjanjikan pembagian bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di seluruh wilayah Indonesia rampung pada akhir tahun ini. (*)