Notification

×

Jelang Natal, Harga Beras di Bandar Lampung Naik

24 December 2014 | 09:12 WIB Last Updated 2016-05-14T01:17:52Z

LAMPUNG - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2015, harga beras di sejumlah pasar di Kota Bandar Lampung naik. Namun pasokannya tetap lancar, karena Provinsi Lampung termasuk lumbung beras di Sumatera.

Menurut sejumlah pedagang beras di Pasar Tugu Bandar Lampung, Selasa (23/12/2014), harga beras termurah kini mencapai Rp9.000/kg, sedang yang premium sudah di atas Rp12.000/kg.

"Sulit mendapatkan beras asalan berharga Rp8.500/kg untuk sekarang ini. Harga beras rata-rata naik Rp500 sampai Rp1.000 untuk setiap kilogramnya," kata Edi Susanto, salah satu pedagang setempat.

Ia menyebutkan, faktor utama kenaikan harga beras adalah kenaikan harga BBM, kesulitan mengeringkan gabah akibat musim hujan dan berkurangnya pasokan gabah dari petani karena sekarang ini baru memasuki musim tanam padi.

"Panen padi diperkirakan baru berlangsung pada Maret tahun depan," kata Edy.

Para pedagang lainnya menyebutkan permintaan atas beras tidak mengalami lonjakan menjelang Natal dan Tahun Baru.

"Stok beras masih cukup banyak," kata Rodjie, salah satu pedagang beras lainnya.

Meski harga beras tinggi, para pedagang menyebutkan pasokannya lancar atau tidak sulit mendapatkan beras dari penggilingan padi, seperti dilansir ciputranews.com.

Lampung termasuk penghasil beras nasional dan sentra pertanian padi terdapat di Kabupaten Tanggamus, Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Tengah, Lampung Timur dan Metro. Sebagian besar persawahan di Lampung sekarang ini baru memasuki musim tanam sehubungan daerah itu sedang memasuki musim hujan.

Hanya sebagian kecil persawahan yang mendapatkan air irigasi, dan sebagian besar merupakan sawah tadah hujan. Beras Lampung umumnya bermutu bagus, sehingga beras asal daerah ini banyak diminati oleh daerah lainnya di Sumatera.(*)