![]() |
| ilustrasi |
SUMATERA SELATAN - Ervander Simangunsong (20) kernet yang menjadi sopir serep tewas mengenaskan setelah mobil truk tronton BG 8590 JB yang dikemudikannya bertabrakan dengan truk Mitsubhisi BE 9888 JE di Jalintim Palembang-Jambi KM 94 Dusun III Desa Seratus Delapan, Kecamatan Babat Supat Muba, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (8/10/2014) dini hari.
Warga Kecamatan Semadam Kotacane Aceh Tenggara ini menderitra luka robek di kepala dan tangan kanan putus itu, meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD Sekayu.
Berdasarkan informasi di lapangan, selain menewaskan Ervander kecelakaan menyebabkan Andi Ismanto (26) warga Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Gedong Air, Kota Bandar Lampung yang merupakan sopir aslinya, mengalami luka berat dan kini menjalani perawatan intensif di RSMH Palembang.
Sementara, Bambang (30) warga Gunung Mekar, Lampung Timur, sopir truk yang bertabrakan dengan korban kabur. Kejadian bermula ketika truk yang disopiri Ervander melaju dari arah Palembang menuju ke arah Jambi dimana kondisi jalan lurus.
Diduga kendaraan tersebut melebar ke kanan akibatnya bertabrakan dengan truk mitsubhisi yang datang dari arah berlawanan.
Kerasnya benturan membuat kondisi kendaraan rusak berat, bahkan korban Ervander maupun Andi yang saat kejadian tengah tidur di posisi belakang kursi terjepit dan menyulitkan proses evakuasi.
Kerasnya benturan membuat kondisi kendaraan rusak berat, bahkan korban Ervander maupun Andi yang saat kejadian tengah tidur di posisi belakang kursi terjepit dan menyulitkan proses evakuasi.
"Korbannya terjepit dia juga sangat kesakitan jadi menyulitkan evakuasi. Namun akhirnya berhasil kita evakuasi dan larikan ke RSUD Sungai Lilin, tapi sayangnya salah satu korban atas nama Ervander meninggal di rumah sakit karena kondisinya memang sudah sulit, sopir aslinya sendiri juga mengalami patah tangan kanan dan kiri, sekarang sudah dirujuk ke rumah sakit di Palembang," kata Kasatlantas Polres Muba AKP Kadek Ary Mahardika melalui Kaposlantas Sukamaju Bripka ZH Samosir, seperti dilansir tribunnews.com.
Sopir tronton saat kejadian merupakan sopir pengganti yang merupakan kernet trukya dimana belum punya SIM untuk bawa tronton.
Sopir tronton saat kejadian merupakan sopir pengganti yang merupakan kernet trukya dimana belum punya SIM untuk bawa tronton.
"Sekali lagi kita mengimbau kepada para sopir truk jangan gunakan sopir pengganti yang memang belum punya SIM atau keahlian membawa kendaraan apalagi ini tronton kan sangat berbahaya," pungkasnya. (*)
