Notification

×

Niat Merantau, Pria Lampung Ini Telantar di Medan

10 October 2014 | 08:25 WIB Last Updated 2014-10-10T01:25:43Z

SUMATERA UTARA -
Rencana warga asal Lampung, Ari (22) merantau ke Medan, Sumatera Utara guna mencari pekerjaan berujung sial. Pasalnya, setelah sampai di Kota Medan, sejumlah uang dan barang-barang berharga miliknya lenyap.

Ironisnya, yang membawa kabur barang pria ini adalah temannya sendiri, Wawan (25) yang mengajaknya merantau ke Medan. Kepada wartawan, Kamis (9/10/2014) siang, Ari menjelaskan, dia datang bersama Wawan sejak 1 Oktober lalu dengan niat bekerja sebagai buruh pabrik.

"Aku diiming-imingi pekerjaan di sini sama kawanku itu. Tanggal 1 kemarin, kami berangkat naik bus dan turun di Jalan Ringroad. Karena enggak ada kawan kami di sini, awalnya kami tidur di loket bus itu," ucap pria yang sebelumnya bekerja sebagai petani ini.

Keesokan harinya, ia terkejut ketika bangun tidur tak melihat temannya itu. Bahkan, dompet berisikan uang Rp 200 ribu dan dokumen-dokumen penting miliknya dibawa kabur rekan sekampungnya itu.

"Ditinggalnya aku besoknya, bang. Habis itu, diambilnya dompetku. Makanya aku terlantar seminggu di sini. Enggak lama adalah orang di situ menyuruhku melapor ke kantor polisi," terangnya, seperti dilansir fokusmedan.com.

Ia berharap kepada pihak kepolisian agar dapat membantu dirinya untuk bisa kembali ke kampung halamannya.

"Aku kemari mau minta tolong, bang. Siapa tahu bapak-bapak polisi di sini mau membantu sekadar ongkos untuk pulang kampung. Udah enggak ada lagi uangku soalnya, bang," keluhnya.

Pantauan wartawan, sampai saat ini terlihat Ari masih berada di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sunggal. Dirinya berharap agar secepatnya dapat kembali ke kampung halaman dan bekerja sebagai petani kopi. (*)