Notification

×

Wajah Memilukan, Pria Lampung Ini Butuh Pertolongan

04 August 2014 | 15:42 WIB Last Updated 2014-08-04T08:42:28Z
LAMPUNG - Ujian hidup memang bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Sebagai manusia, tentu wajib untuk terus berjuang untuk menghadapi segala ujian tersebut, tanpa kenal menyerah.

Seperti apa yang dialami pria asal Lampung bernama Ermoni ini. Keadaannya sungguh memprihatinkan. Ujian hidup bapak 2 anak ini sangat menyedihkan.

Bagaimana tidak. Berawal dari sebuah daging kecil yang tumbuh di bawah mata sebelah kanannya, luka yang dideritanya menyebar dan menjadi borok yang menutup hampir seluruh wajahnya.

Sang keponakan, Hid, mengisahkan bagaimana perjuangan keluarganya untuk kesembuhan pamannya itu. Keluar masuk rumah sakit telah dilakoni tapi tak membuahkan hasil yang melegakan.

"Awalnya baru bagian di bawah mata sebelah kanan yang ada daging tumbuh kecil. Sampai akhirnya membesar dan menyebabkan kebutaan mata kanan. Tahun 2007 sudah mau di operasi di RS Cipto Jakarta tapi paman menolak sebab dokter bilang bahwa matanya akan buta dan bolong," kata Hid dalam surat elektroniknya, Senin (4/8/2014).

Keluarga kemudian membawa Ermoni kembali ke Lampung. Namun borok itu bertambah parah dan menyebabkan kedua mata Ermoni buta.

"Pernah berobat ke RSU Islamic Center kota Agung, ditolak lalu dirujuk ke RSU Abdul Moeloek Bandar Lampung. Akan tetapi dokter menolak karna tidak ada alat," ucapnya.

Hingga pada tahun 2014, borok itu semakin menyebar dan menutupi wajah Ermoni. Bahkan, Hid menyebutkan borok itu sampai mengeluarkan belatung.

"Dibawa ke RSU Pringsewu. Perawatan yang didapat hanya infus dan amoxilin. Dokter menyarankan anak dari pasien yang mengambili belatungnya dengan hati-hati. Dokter dan perawat nggam mau ngambilin, takut kena pembuluh darah," kata Hid, seperti dilansir detik.com.

Ermoni pun kemudian dirawat selama 2 minggu di RS tapi akhirnya dibawa pulang. Dia pun pasrah dengan keadaan, tapi keluarga menguatkan dan mencari cara. Hanya saja untuk pengobatan yang lebih baik, mereka terkendala biaya sebab Ermoni tak bekerja dan istrinya hanyalah seorang buruh tani di Lampung.

"Paman sudah pasrah sekarang. Tapi waktu saya bujuk. Akhirnya dia bakal mau berobat. Saya bilang kalau semuanya bakal usahain dan akan ngajuin ke pemerintah setempat tapi nggak ngerti. Pokoknya sekarang saya lagi mau nyari jalannya dulu biar bisa operasi," kata Hid tak patah arang.

Bagi anda yang ingin menolong Ermoni, silakan menghubungi Hid di 085740252211 atau 081293694921