![]() |
| Budhi Dharmawan |
LAMPUNG -
Dinas Bina Marga (DBM) Provinsi Lampung akan mengalokasikan anggaran
perbaikan jalan provinsi di Ir. Sutami dan Pangeran Tirtayasa yang
kategori rusak terparah menuju kawasan Industri Lampung (KAIL) mencapai
Rp7,5 Miliar.
“Kita
sudah mengalokasikan Rp7,5 Miliar pada APBD-Perubahan,meskipun hingga
saat ini masih dalam pembahasan," kata Kepala Dinas Bina Marga, Budhi
Dharmawan, Selasa (5/8/2014). Diakuinya, perbaikan jalan tersebut bisa
dilakukan menunggu pembahasan APBD-Perbuhan selesai.
“Ya, kita bisa memperbaiki menunggu APBD-P tersebut, mengingat hingga saat ini pemrov dan DPRD sedang membahasnya" tukasnya.
Mantan Plt Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Pringsewu ini meyakinkan, ruas jalan tersebut pada tahun 2015 dan 2016 bisa sangat baik di perbaiki secara bertahap.
Mantan Plt Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Pringsewu ini meyakinkan, ruas jalan tersebut pada tahun 2015 dan 2016 bisa sangat baik di perbaiki secara bertahap.
“Nantinya dititik-titik tertentu akan kita lakukan pembetonan dan untuk di Jalan Tirtayasa mungkin hanya dua lapis," paparnya.
Memang, jalan tersebut sebelumnya sudah diaangarkan sebesar Rp3 Miliar. Sehingga bisa di perbaiki mengingat kondisi Jalan Pangeran Tirtayasa dan Jalan Ir. Sutami Bandarlampung rusak parah dalam beberapa tahun terakhir. Ruas jalan penunjang transportasi menuju kawasan industri Lampung (KAIL) ini umumnya bergelombang dan berlubang dengan aspal mengelupas.
Praktis ruas jalan Tirtayasa hingga Jalan Ir. Sutami sekitar sembilan puluh persen tidak layak dilalui kendaraan, baik roda dua terlebih roda empat. Bahkan, sering terjadi kecelakaan pengendara sepeda motor, karena kendaraan yang ditungganginya terjebak lubang besar.
Roland salah satu, warga Jalan Pangeran Tirtayasa menuturkan kondisi kerusakan jalan sudah terjadi cukup lama. Selain menghambat aktivitas warga, kerusakan jalan juga menyebabkan polusi dan mengganggu kesehatan warga.
“Ya, mas rusaknya sudah parah sekali jalan tersebut sehingga perlu di perbaiki,” kata dia saat di hubungi melalui telepon genggamnya, seperti dilansir bandarlampungnews.com.
Kasihan warga yang melintas di jalan itu mas,sering sekali terjadi kecelakaan, bahkan pernah ada kendaraan terbalik akibat menghindari kubangan yang cukup dalam,terangnya.
"Kita sebagai warga sekitar saja sangat prihatin kerusakan jalan tersebut sudah terbengkalai sejak tahun lalu dan masyarakat tentu berharap agar pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut," pungkasnya.
Memang, jalan tersebut sebelumnya sudah diaangarkan sebesar Rp3 Miliar. Sehingga bisa di perbaiki mengingat kondisi Jalan Pangeran Tirtayasa dan Jalan Ir. Sutami Bandarlampung rusak parah dalam beberapa tahun terakhir. Ruas jalan penunjang transportasi menuju kawasan industri Lampung (KAIL) ini umumnya bergelombang dan berlubang dengan aspal mengelupas.
Praktis ruas jalan Tirtayasa hingga Jalan Ir. Sutami sekitar sembilan puluh persen tidak layak dilalui kendaraan, baik roda dua terlebih roda empat. Bahkan, sering terjadi kecelakaan pengendara sepeda motor, karena kendaraan yang ditungganginya terjebak lubang besar.
Roland salah satu, warga Jalan Pangeran Tirtayasa menuturkan kondisi kerusakan jalan sudah terjadi cukup lama. Selain menghambat aktivitas warga, kerusakan jalan juga menyebabkan polusi dan mengganggu kesehatan warga.
“Ya, mas rusaknya sudah parah sekali jalan tersebut sehingga perlu di perbaiki,” kata dia saat di hubungi melalui telepon genggamnya, seperti dilansir bandarlampungnews.com.
Kasihan warga yang melintas di jalan itu mas,sering sekali terjadi kecelakaan, bahkan pernah ada kendaraan terbalik akibat menghindari kubangan yang cukup dalam,terangnya.
"Kita sebagai warga sekitar saja sangat prihatin kerusakan jalan tersebut sudah terbengkalai sejak tahun lalu dan masyarakat tentu berharap agar pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut," pungkasnya.
