Notification

×

Operasi Ketupat, 16 Orang Meninggal Dunia di Lampung

04 August 2014 | 00:40 WIB Last Updated 2014-08-03T17:40:30Z
Sulistyaningsih

LAMPUNG - Sedikitnya 16 orang meninggal dunia dalam 29 kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Provinsi Lampung selama Operasi Ketupat 2014.

Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih, Minggu (3/8/2014) siang mengatakan, selain 16 orang meninggal dunia, 29 orang lainnya mengalami luka berat dan 22 luka ringan dengan kerugian material mencapai Rp 239 juta lebih.

"Dari rekapitulasi harian laporan harian Operasi Ketupat, Sabtu (2/8/2014), telah terjadi dua kasus lakalantas dengan korban meninggal dunia 1 orang, 2 orang luka berat dan luka ringan 1 orang," jelasnya.

Menurut Sulis, kebanyakan korban lakalantas merupakan pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua. Sementara daerah yang sering terjadi lakalantas diantaranya daerah Lampung Timur dan Lampung Selatan.

"Jumlah tersebut menunjukkan tren menurun dibandingkan tahun lalu, dimana hingga H+4 tahun 2013 jumlah korban meninggal dunia akibat lakalantas mencapai 24 jiwa, luka berat 27 orang dan luka ringan 21 orang." ujar Sulistyaningsih, seperti dilansir rri.co.id.

Sementara untuk perkembangan arus balik, lanjut AKBP Sulistianingsih, hingga saat ini masih lancar dan terkendali. Namun arus lalu lintas dari Sumatera Selatan-Tulangbawang Lampung sementara tetap dialihkan melalui Jalinpatim arah Sukadana Lampung Timur untuk kendaraan yang menuju Bakauheni, sedangkan untuk kendaraan yang menuju Tanjungkarang diarahkan melewati Kota Metro.