Notification

×

ASDP Bakauheni: Tren Pemudik Tahun Ini Landai

02 August 2014 | 12:35 WIB Last Updated 2016-07-31T11:37:35Z

LAMPUNG SELATAN -  Tren pemudik dari tahun ke tahun selalu menargetkan untuk bisa sampai di Pulau Sumatera atau tempat tujuannya sebelum hari H Lebaran, sehingga mereka harus shalat Idul Fitri di kampung halamannya, demikian diungkapkan Manager Operasional PT ASDP Bakauheni Heru Purwanto. 

Tren tersebut berdasarkan evaluasi data pemudik dari Merak. Bahkan ujar Heru Purwanto penumpang mencapai puncak diangka 137.582 orang, roda dua mencapai puncak di angka 18.940 unit, roda empat mencapai puncak di angka 12.495 unit

Hal tersebut didasarkan adanya kecenderungan  karena perusahaan baru meliburkan karyawannya atau membagi THR pada H-3, sehingga proses arus mudik terjadi secara terfokus di H-3 siang sampai pagi hari, dan sisanya terpecah di H-2.

“Tren arus balik cenderung landai karena tidak mengejar hari yang sama, dan cuti bersama juga berakhir pada 1 Agustus 2014 atau H+3, sehingga arus balik terjadi pada H+ 3,” ujar Heru Purwanto kepada lampungonline.com, Sabtu (2/8/2014).

Bahkan dari prediksi para pemudik arus balik sekitar jam 10 siang sampai jam 16.00 WIB untuk Penumpang. Sedangkan sekitar jam 10 siang sampai dengan 18.00 WIB didominasi kendaraan  Roda 2. Bahkan bisa mencapai hingga jam 16.00 sore sampai dengan jam 04.00 Wib subuh

Sementara itu, sisanya akan terus mengalir atau perlahan lahan kembali sampai dengan H+10. Berdasarkan hal tersebut di atas, ungkap Heru, tidak akan terjadi puncak arus balik angkanya melampaui angka puncak arus mudik dari Merak.

Alasannya, menurut Heru Purwanto, karena seperti diatas yaitu sifat mudik terfokus mengejar hari yang sama, sedangkan arus balik kepulangannya berangsur-angsur (contoh pedagang, pelajar ada yang baru masuk sekolah pada tanggal 4 atau 5 Agustus, hari Senin dan Selasa).

Sementara itu berdasarkan pantauan dari mulai pagi ini hingga siang para pemudik arus balik datang bergelombang. Arus balik menurut Heru Purwanto mengalir secara perlahan baik kendaraan roda dua kendaraan pribadi maupun pejalan kaki.
 
“Jika hari ini mencapai arus puncak dan mengalami lonjakan maka akan kita siapkan sekitar
29 kapal dengan trip mencapai 103" ujar Heru Purwanto. (Henk Widi)