LAMPUNG SELATAN - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Bakauheni memprediksi, jumlah urbanisasi dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa akan meningkat 20 persen selama angkutan Lebaran tahun ini.
Menurut Manager Operasional ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Heru Purwanto, tradisi urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota akan kembali meningkat sebanyak 20 persen atau 80-100 ribu selama angkutan lebaran.
"Kenaikannya sekitar 20 persen dari jumlah penumpang saat arus Mudik lebaran sebanyak 631.917 orang," ungkapnya kepada Lampungonline.com Sabtu (2/8/2014).
Ia menerangkan, saat angkutan lebaran tahun 2013 silam, jumlah urbanisasi naik 14 persen. Dimana jumlah penumpang saat arus mudik sebanyak 564.593 orang dan saat arus balik mencapai 644.683 orang dengan selisih 80.090 orang.
"Artinya prediksi 20 persen itu hasil tambahan urbanisasi angkutan lebaran tahun lalu sebanyak 14 persen dengan pertumbuhan penduduk nasional 5 persen," jelasnya.
Kata Heru, bertambahnya jumlah arus balik itu merupakan tradisi setiap tahun karena banyak pemudik yang kembali ke Jawa membawa saudara-saudara yang paling banyak bekerja pada sektor informal ke Ibu kota Jakarta dan sekitarnya.
"Biasanya mereka akan membawa sanak saudaranya untuk bekerja di perkotaan seperti Jakarta," ujarnya. (Henk Widi)
Menurut Manager Operasional ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Heru Purwanto, tradisi urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota akan kembali meningkat sebanyak 20 persen atau 80-100 ribu selama angkutan lebaran.
"Kenaikannya sekitar 20 persen dari jumlah penumpang saat arus Mudik lebaran sebanyak 631.917 orang," ungkapnya kepada Lampungonline.com Sabtu (2/8/2014).
Ia menerangkan, saat angkutan lebaran tahun 2013 silam, jumlah urbanisasi naik 14 persen. Dimana jumlah penumpang saat arus mudik sebanyak 564.593 orang dan saat arus balik mencapai 644.683 orang dengan selisih 80.090 orang.
"Artinya prediksi 20 persen itu hasil tambahan urbanisasi angkutan lebaran tahun lalu sebanyak 14 persen dengan pertumbuhan penduduk nasional 5 persen," jelasnya.
Kata Heru, bertambahnya jumlah arus balik itu merupakan tradisi setiap tahun karena banyak pemudik yang kembali ke Jawa membawa saudara-saudara yang paling banyak bekerja pada sektor informal ke Ibu kota Jakarta dan sekitarnya.
"Biasanya mereka akan membawa sanak saudaranya untuk bekerja di perkotaan seperti Jakarta," ujarnya. (Henk Widi)
