LAMPUNG SELATAN - Kemacetan parah yang bisa mencapai tiga kilometer lebih dari arah Pelabuhan Bakauheni dan sebaliknya dari Bandar Lampung akibat rekonstruksi jalan, dipastikan tidak akan terjadi lagi. Bahkan sistem buka tutup yang diberlakukan hampir selama tiga bulan lebih segera akan dibuka.
Rekonstruksi jalan di KM 80/81 sepanjang 835 Meter Dusun Penegolan Desa Hatta Kecamatan Bakauheni dan KM 81/82 sepanjang 285 Meter Dusun Gubuk Seng dipastikan selesai pada Senin (14/7/2014) mendatang, sehingga lalu lintas yang macet sepanjang kedua jalur tersebut yang terjadi selama ini bisa lancar kembali jelang arus mudik.
.
Rekonstruksi jalan di KM 80/81 sepanjang 835 Meter Dusun Penegolan Desa Hatta Kecamatan Bakauheni dan KM 81/82 sepanjang 285 Meter Dusun Gubuk Seng dipastikan selesai pada Senin (14/7/2014) mendatang, sehingga lalu lintas yang macet sepanjang kedua jalur tersebut yang terjadi selama ini bisa lancar kembali jelang arus mudik.
.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Lampung Selatan AKP Rully Thomas.
"Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait pengerjaan rekonstruksi jalan dengan pengecoran ini dan dipastikan Senin pekan depan sudah dibuka semua," ungkapnya kepada lampungonline.com, Jumat (11/7/2014).
Bahkan, lanjut dia, terkait kesiapan jalan jelang arus mudik tersebut, Dirlantas Polda Lampung dan Kementerian Perhubungan pun sudah melakukan peninjauan ke lokasi.
Meskipun demikian, dari pengamatan lampungonline.com di ruas jalan yang sedang diperbaiki tersebut, di sisi kanan dan kiri jalan masih menumpuk material pengerjaan yang belum diselesaikan. Ppengerjaan talud memang sudah selesai, namun material tanah urukan belum diratakan sehingga pada beberapa sisi mengalami penyempitan jalan.
Pembukaan jalur pada KM 80/801 dan KM 81/82 tersebut, menurut Rully Thomas, dilakukan karena pengecoran sudah selesai pada tahap pengeringan. Selain itu untuk memperlancar arus kendaraan terutama truk yang akan mendistribusikan bahan kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
Sebelumnya, saat rapat koordinasi kesiapan Operasi Ketupat Krakatau 2014 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1435 yang digagas Polres Lampung Selatan, stakeholder terkait di Mapolres Lampung Selatan, pihak Dinas Pekerjaan Umum Sukarman mengungkapkan pihaknya akan meminta kontraktor mempercepat pengerjaan rekonstruksi jalan tersebut.
Hal tersebut cukup beralasan, karena hampir setiap hari masyarakat mengajukan pertanyaan kepada Polres Lamsel akibat lamanya pengerjaan jalan, sehingga mengakibatkan kemacetan dua arah.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Bayu Aji sudah meminta agar pengerjaan jalan dipercepat karena berdampak bagi terhambatnya arus lalu lintas. Bahkan Bayu Aji mengungkapkan, akibat pengerjaan jalan tersebut mengakibatkan kemacetan sangat parah pada jam-jam sibuk, terutama menjelang akhir pekan.
"Persiapan infrastruktur jalan di ruas Desa Hatta Kecamatan Bakauheni menjadi prioritas, harus selesai sebelum arus mudik lebaran tahun ini," ujar AKBP Bayu Aji. Bahkan dalam persiapan operasi Ketupat Krakatau 2014 ini, Polres Lampung Selatan sudah menyiapkan beberapa jalan alternatif melalui jalan lintas timur, jika jalan lintas tengah Sumatera belum selesai dikerjakan. (Henk Widi)
Bahkan, lanjut dia, terkait kesiapan jalan jelang arus mudik tersebut, Dirlantas Polda Lampung dan Kementerian Perhubungan pun sudah melakukan peninjauan ke lokasi.
Meskipun demikian, dari pengamatan lampungonline.com di ruas jalan yang sedang diperbaiki tersebut, di sisi kanan dan kiri jalan masih menumpuk material pengerjaan yang belum diselesaikan. Ppengerjaan talud memang sudah selesai, namun material tanah urukan belum diratakan sehingga pada beberapa sisi mengalami penyempitan jalan.
Pembukaan jalur pada KM 80/801 dan KM 81/82 tersebut, menurut Rully Thomas, dilakukan karena pengecoran sudah selesai pada tahap pengeringan. Selain itu untuk memperlancar arus kendaraan terutama truk yang akan mendistribusikan bahan kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
Sebelumnya, saat rapat koordinasi kesiapan Operasi Ketupat Krakatau 2014 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1435 yang digagas Polres Lampung Selatan, stakeholder terkait di Mapolres Lampung Selatan, pihak Dinas Pekerjaan Umum Sukarman mengungkapkan pihaknya akan meminta kontraktor mempercepat pengerjaan rekonstruksi jalan tersebut.
Hal tersebut cukup beralasan, karena hampir setiap hari masyarakat mengajukan pertanyaan kepada Polres Lamsel akibat lamanya pengerjaan jalan, sehingga mengakibatkan kemacetan dua arah.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Bayu Aji sudah meminta agar pengerjaan jalan dipercepat karena berdampak bagi terhambatnya arus lalu lintas. Bahkan Bayu Aji mengungkapkan, akibat pengerjaan jalan tersebut mengakibatkan kemacetan sangat parah pada jam-jam sibuk, terutama menjelang akhir pekan.
"Persiapan infrastruktur jalan di ruas Desa Hatta Kecamatan Bakauheni menjadi prioritas, harus selesai sebelum arus mudik lebaran tahun ini," ujar AKBP Bayu Aji. Bahkan dalam persiapan operasi Ketupat Krakatau 2014 ini, Polres Lampung Selatan sudah menyiapkan beberapa jalan alternatif melalui jalan lintas timur, jika jalan lintas tengah Sumatera belum selesai dikerjakan. (Henk Widi)
