Notification

×

Jalinsum Bandar Lampung Mulai Ramai Kendaraan Roda Dua

30 July 2014 | 12:13 WIB Last Updated 2016-07-31T11:37:35Z

BANDAR LAMPUNG - Arus lalu lintas di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Soekarno-Hatta Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, mulai ramai kendaraan roda dua pada H+2 hari raya Idul Fitri 1435 H. 

Di Jalinsum Soekarno-Hatta, ruas Bandar Lampung, Rabu (30/7/2014), kendaraan roda dua sudah terlihat sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

Kedaraan yang rata-rata berpelat B dari Jakarta, F dari Bogor dan A dari Banten itu mulai berangkat menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Banyak pemudik itu beristirahat di sejumlah SPBU dan warung-warung kecil.

Para pemudik tersebut pun rata-rata berasal dari kampung halaman mereka seperti dari Pringsewu dan Pesawaran di Provinsi Lampung Arus balik pemudik Lebaran yang mulai terlihat di Jalinsum tujuan Pelabuhan Bakauheni Lampung diperkirakan terus meningkat dan mencapai puncaknya pada Sabtu dan Minggu atau H+5 dan H+6 Lebaran 2014.

Perkiraan itu didasarkan atas jadwal kerja yang akan dimulai pada Senin (4/8/2014) mendatang, sebab karyawan dan pegawai negeri sipil (PNS) sudah mulai bekerja kembali setelah menjalani libur dan cuti bersama. Pelajar pun kembali bersekolah pada hari itu.

Sejauh ini, belum ada keramaian kendaraan roda empat yang meramaikan arus balik pada H+2, dan itu diperkirakan akan terjadi pada Jumat (1/8/2014) mendatang, seperti dilansir beritasatu.com.

Di Jalinsum, arus balik kendaraan pemudik belum teralu ramai sehingga tidak terjadi kemacetan di ruas jalan Bandar Lampung-Bakauheni pada Rabu pagi. Kondisi jalan yang lengang itu juga dimanfaatkan truk-truk barang untuk melintas, terutama tujuan Pelabuhan Panjang Bandar Lampung.

Titik kemacetan biasanya terjadi di kawasan Pasir Putih Panjang, Bandar Lampung, karena objek wisata pantai itu selalu disesaki pengunjung setiap libur Lebaran.

Sementara itu, PT ASDP Indonesia Fery menyebutkan, sebanyak 569.823 pemudik diseberangkan menuju Pulau Sumatera untuk merayakan Lebaran di kampung halaman mereka.

Mereka terdiri atas pemudik pejalan kaki sebanyak 105.695 orang dan pemudik di atas kendaraan sebanyak 129.998 orang. Sedangkan jumlah kendaraan terdiri dari roda dua, roda empat, bus dan truk mencapai 121.977 unit.

Sebanyak 28 kapal feri dioperasikan untuk mengangkut penumpang pada arus mudik lebaran, dan jumlahnya diperkirakan sama saat arus balik berlangsung.